Melandai, Progres Vaksinasi di Kota Mataram

suarantb | Nasional | Published at 09/09/2021 01:29
Melandai, Progres Vaksinasi di Kota Mataram

Mataram (Suara NTB) Progres vaksinasi Covid-19 yang melandai menjadi atensi Satgas Covid-19 Kota Mataram. Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram, dr. Usman Hadi menyebut pihaknya telah menyiapkan strategi jemput bola untuk mengejar target vaksinasi 70 persen dari total warga Kota Mataram guna mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Kita siap untuk turun ke lapangan. Kita akui, kalau masyarakat yang datang ke Puskesmas untuk vaksinasi memang menurun drastis. Karena itu kita ubah polanya dengan meminta petugas Puskesmas yang mendatangi masyarakat, ujar Usman, Rabu, 8 September 2021.

Sampai dengan 7 September 2021, vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Mataram telah mencapai 65,80 persen atau sekitar 207.669 orang. Sedangkan untuk penyuntikan dosis kedua baru mencapai 41,17 persen atau 129.921 orang.

Menurutnya, untuk mencapai herd immunity jumlah warga Kota Mataram yang harus sudah tervaksinasi Covid-19 mencapai 315 ribu orang. Dengan upaya jemput bola, pihaknya berharap target tersebut dapat dicapai sebelum akhir September mendatang.

Sekarang lumayan (progresnya) dengan jemput bola ini. Bisa sekitar 100 orang per hari tervaksinasi, bahkan di Puskesmas Cakranegara kemarin bisa sampai 190 orang per hari. Artinya, dari 11 Puskesmas yang ada bisa 1.100 orang per hari (menerima vaksinasi, jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya juga mendorong vaksinasi bagi pelajar usia 13-18 tahun yang juga masih minim. Yang terpenting sekarang pihak sekolah menyiapkan nama-nama siswanya, ujar Usman. Upaya tersebut sekaligus untuk mendukung proses pembelajaran tatap muka yang telah dimulai sejak beberapa waktu lalu.

Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana menegaskan pihaknya saat ini mengedepankan upaya preventif, termasuk dengan mendorong vaksinasi terus berjalan. Hal tersebut dibutuhkan, mengingat jumlah kasus positif di Kota Mataram masih fluktuatif sehingga belum bisa keluar dari daftar wilayah PPKM level tiga.

Semua upaya kita lakukan, terutama supaya target vaksinasi kita terkejar. Salah satunya juga dengan (memaksimalkan) vaksinasi bagi pelajar yang sekarang masih menjadi pekerjaan rumah kita. Karena dari target 40.000 orang, sekarang baru tervaksinasi sekitar 14.000 orang, ujar Mohan.

Selain dengan mendorong vaksinasi, pihaknya juga meminta seluruh masyarakat tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan berbasis 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas). Dengan begitu, jumlah konfirmasi positif harian di Kota Mataram dapat terus ditekan.

Kita di Kota Mataram memang punya mobilitas masyarakat yang lebih tinggi dengan dinamika yang lebih kompleks dibanding kabupaten/kota lain. Secara posisi, kita lebih pas berada di posisi itu (wilayah PPKM level tiga, Red), karena kita punya ketahanan (sumber daya), tandas Mohan. (bay)

Artikel Melandai, Progres Vaksinasi di Kota Mataram pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli