Pesan Kapolri Saat Tinjau Serbuan Vaksinasi Di Kalbar Aktivitas Dilonggarin, Prokes Tetap Ketat Ya

rm.id | Nasional | Published at 09/09/2021 07:10
Pesan Kapolri Saat Tinjau Serbuan Vaksinasi Di Kalbar Aktivitas Dilonggarin, Prokes Tetap Ketat Ya

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung serbuan vaksinasi di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) yang digelar di dua tempat, yakni di Ayani Mega Mall dan SMAN 1 Pontianak, kemarin.

Sigit mengatakan, pemerintah terus berupaya menekan laju pertumbuhan Covid-19 dengan berbagai langkah. Dari segi pengendalian. Salah satu strateginya dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 hingga 4.

Mantan Kapolda Banten ini mengingatkan, beberapa wilayah di Kalbar yang level PPKM-nya telah turun harus tetap diimbangi dengan penguatan protokol kesehatan ketat. Soalnya, turunnya level PPKM juga diiringi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat.

Saat ini, 10 wilayah di Kalbar masuk zona PPKM Level 3. Sedangkan empat wilayah masuk Level 2. Level ini diimbangi adanya kelonggaran aktivitas masyarakat.

Dengan kelonggaran tersebut, ada potensi akan meningkatkan laju pertumbuhan Covid. Mau tak mau strategi yang dilaksanakan, bagaimana menguatkan protokol kesehatan, tegas Sigit.

Selain menerapkan protokol kesehatan, vaksinasi juga harus terus dikebut. Jika sudah di vaksin, masyarakat mendapat kekebalan dari serangan virus Corona.

Sigit menegaskan, vaksin merupakan kunci dalam pengendalian Covid-19. Sekaligus, modal dasar dalam hidup berdampingan dengan virus tersebut.

Dia juga meminta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kalbar lebih aktif dalam mengakselerasikan percepatan vaksinasi.

Nanti kami komunikasikan agar kiriman dan distribusi vaksin ke Kalbar akan ditingkatkan, sehingga pencapaian persentase yang saat ini berada di angka 19 persen bisa meningkat dan sama capaian yang dilaksanakan secara nasional, tekan mantan Kabareskrim ini.

Sementara di SMAN 1 Pontianak, Sigit mengatakan, penguatan proses vaksinasi juga akan memperkuat kesiapan untuk proses kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Vaksinasi di lokasi pendidikan seperti ini juga diharapkan menjadi sentra vaksinasi bagi orangtua murid maupun warga sekitar sebagai upaya akselerasi vaksinasi, sehingga segera mencapai target capaian, papar Sigit.

Meski telah mendapat vaksin, masyarakat diminta Sigit tetap mematuhi prokes dan men- download aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya pemantauan setiap kegiatan masyarakat.

Serbuan vaksinasi di Ayani Mega Mall menargetkan 1.600 masyarakat. Sedangkan di SMAN 1 Pontianak ditargetkan 1.100 pelajar mendapat dosis vaksin.

Sigit menjelaskan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 7 September 2021 pukul 18.00 WIB, capaian vaksinasi nasional yaitu 33,04 persen dosis 1 dan 18,94 persen dosis 2. Total sasaran vaksinasi 208,3 juta orang.

Sedangkan capaian vaksinasi Provinsi Kalbar, yaitu 19,20 persen dosis 1 dan 11,58 persen dosis 2 dengan total sasaran 3,8 juta orang. [JAR]

Artikel Asli