Petugas Lapas Sidoarjo Temukan Sambungan Kabel saat Razia

jawapos | Nasional | Published at 09/09/2021 06:44
Petugas Lapas Sidoarjo Temukan Sambungan Kabel saat Razia

JawaPos.com Petugas Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Jawa Timur, menemukan puluhan sambungan kabel yang berpotensi menimbulkan kebakaran saat razia di sejumlah blok hunian warga binaan pemasyarakatan, Rabu (8/9) malam.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo Teguh Pamuji seperti dilansir dari Antara mengatakan, sambungan kabel yang berpotensi menimbulkan kebakaran disita petugas dari blok hunian. Kami melakukan pemeriksaan mendetail terutama untuk instalasi listrik di dalam blok hunian menyusul adanya peristiwa kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten, kata Teguh Pamuji.

Dia mengatakan, dalam razia yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, pihaknya menemukan beberapa temuan lain. Di antaranya sendok makan, kipas angin, satu pisau kecil, dan korek api.

Kami akan rutin melakukan razia di dalam hunian dengan harapan bisa menjaga ketenteraman dan ketertiban di dalam lapas. Mengingat Lapas Sidoarjo merupakan bangunan lama yang dibangun pada 1830, tutur Teguh Pamuji.

Dia mengakui, Lapas Kelas IIA Sidoarjo memiliki masalah yang hampir sama dengan lapaslain di Jawa Timur, yaitu kelebihan kapasitas. Sampai dengan hari ini (8/9) jumlah warga binaan pemasyarakatan di dalam lapas sebanyak 1.157 orang dari kapasitas sebenarnya sekitar 388 orang, terang Teguh Pamuji.

Menurut dia, kebakaran Lapas Kelas I Tangerang yang menewaskan 41 orang menjadi evaluasi Lapas Kelas II A Sidoarjo. Untuk deteksi dini, kami melakukan razia di blok-blok hunian para narapidana (napi) dan ditemukan belasan kabel sambungan listrik yang dinilai berpotensi terjadi kebakaran, ujar Teguh Pamuji.

Sebelumnya, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono mengecek instalasi dan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) di Lapas Kelas I Madiun danLapas Pemuda Madiun. Ini bentuk kesiapsiagaan kami kalau terjadi kebakaran di dalam lapas atau rutan, kata Krismono di Surabaya.

Menurut Krismono, secara umum instalasi dan APAR di dua lapasrelatif baik, instalasi listrik rapi, dan cukup aman. Hanya saja, dia mewanti-wanti kepada lapas yang memanfaatkan bangunan lama peninggalan Belanda. Kondisinya harus lebih dipastikan, karena secara umur sudah tua, ujar Krismono.

Artikel Asli