Awas! Anies Siapkan Sistem Blacklist bagi Warga Pelanggar Prokes

limapagi.id | Nasional | Published at 09/09/2021 07:00
Awas! Anies Siapkan Sistem Blacklist bagi Warga Pelanggar Prokes

LIMAPAGI - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyiapkan sistem untuk memantau masyarakat agar taat protokol kesehatan (prokes) di DKI Jakarta.

Nantinya warga yang melanggar bakal masuk daftar hitam ( blacklist ) karena dinilai berkontribusi melanggar prokes. Misalnya, ketika masyarakat mengunjungi sebuah tempat usaha yang melanggar aturan PPKM.

"Kalau Anda berada di tempat yang sudah melakukan pelanggaran, sebelum ke luar Anda di- scan lalu masuk dalam blacklist , orangnya tidak bisa pergi ke mana-mana nanti karena ke manapun Anda pergi akan ditolak," kata Anies.

Pemerintah Provinsi DKI pun tengah menyiapkan teknologi tersebut. Alhasil para pelanggar prokes tidak bisa bebas pergi, sehingga akhirnya tetap di rumah.

"Kalau Anda melihat suatu tempat itu melanggar, Anda keluar saja, daripada nanti ikut kena sanksi. Sanksinya apa? Di rumah saja, belajar disiplin, jangan pergi-pergi," tutur Anies.

Anies belum menjabarkan detail soal sistem blacklist ke masyarakat. Namun, dia memastikan bakal diterapkan dalam waktu dekat.

"Sama seperti Anda masuk mal, kalau masuk mal begitu di-scan, kalau positif (Covid-19) tidak bisa masuk. Nanti bukan positif karena tes, tetapi positif sudah melanggar. Berada di tempat yang di situ melakukan pelanggar," ujar Anies.

Rencana Anies memasukkan pengunjung ke daftar hitam muncul usai pelanggaran yang dilakukan Holywings Kemang, Jakarta Selatan, ketika masa PPKM Level 3. Dikutip Antara , Pemprov DKI Jakarta membekukan sementara operasional Holywings Kemang.

Pengelola pun membayar denda sebesar Rp50 juta, mengingat sudah tiga kali melakukan pelanggaran selama PPKM di Jakarta.

Artikel Asli