Ekspor Suzuki Tembus 24 Ribu Unit

republika | Nasional | Published at 09/09/2021 04:45
Ekspor Suzuki Tembus 24 Ribu Unit

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sejumlah pabrikan otomotif mendirikan fasilitas produksi di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan kendaraan di sejumlah negara lain. Hal itu pun dilakukan oleh Suzuki yang telah lama melakukan ekspor mobil dari Indonesia.

Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), tahun ini memang volume ekspor masih fluktuatif, tapi sepanjang Januari hingga Juli 2021 Suzuki telah berhasil melakukan pengiriman mobil ke luar negeri sebanyak 24.090 unit.

Dengan capaian itu, maka Suzuki saat ini berada pada urutan empat dalam peringkat ekspor. Production Planning Control Assistant to Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Apriyanto mengatakan, capaian performa ekspor yang didorong oleh sejumlah produk andalan seperti XL7 dan Karimun Wagon R ini tentu disambut positif oleh Suzuki.

"Selain menandakan bahwa pasar otomotif internasional mulai pulih, pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa kualitas produk Suzuki Indonesia telah diakui dan diminati secara global," kata Apriyanto dalam keterangan pers kepada Republika.co.id beberapa waktu lalu.

Menurutnya, seluruh produk itu dikirim ke 51 negara yang tersebar di Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, Oseania dan Afrika.

Melihat adanya tren pergerakan ekspor yang positif, Suzuki Indonesia optimistis industri otomotif akan mulai pulih tahun ini. Harapan kami, target yang sudah kami tetapkan untuk angka penjualan ekspor dapat tercapai sehingga Suzuki dapat terus berkontribusi positif terhadap perkembangan industri otomotif dan perekonomian Indonesia, kata dia.

Sepanjang Januari hingga Juli, ekspor Suzuki rata-rata berada pada level 3.400 unit per bulan. Volume terendah sendiri terjadi pada April yang hanya mencatat ekspor sebanyak 2.159 unit. Sedangkan volume tertinggi terjadi pada Juni yang mencapai 5.204 unit.

Ekspor Suzuki saat ini telah terbantu oleh Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Presiden Direktur SIM, Seiji Itayama mengatakan, Suzuki sangat mengapresiasi pemerintah yang mendukung dan memfasilitasi kegiatan ekspor melalui pembangunan pelabuhan berskala besar dan berstandar internasional ini.

"Pelabuhan Patimban jaraknya cukup strategis dengan salah satu pabrik Suzuki di Cikarang, maka kami berharap hal ini dapat membantu mengoptimalkan kegiatan kami dalam melakukan upaya untuk berkontribusi kepada perekonomian nasional melalui ekspor kendaraan bermotor, kata Seiji Itayama.

Artikel Asli