Hadang Covid 19 Varian Mu, Perbatasan Negara Diperketat

lombokpost | Nasional | Published at 09/09/2021 03:55
Hadang Covid 19 Varian Mu, Perbatasan Negara Diperketat

PEMERINTAH tak mau kecolongan varian baru masuk lagi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun kini sedang menyiapkan rencana untuk melakukan pengetatan pada simpul-simpul transportasi utamanya yang memiliki akses internasional.

Hal tersebut menyusun perintah Presiden Joko Widodo agar perbatasan diperketat untuk mencegah masuknya varian-varian baru dari luar negeri ke Indonesia. Varian yang saat ini dikhawatirkan adalah B.1.621 alias varian Mu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meminta jajarannya untuk melakukan konsolidasi internal dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, yakni: Kemenlu, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes, Satgas Penanganan Covid-19, Ditjen Imigrasi, dan pihak terkait lainnya.

Sesuai arahan bapak Presiden RI Joko Widodo yang memerintahkan kepada kami untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, kami segera menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasinya, kata Budi kemarin (7/9)

Budi mengatakan langkah pencegahan salah satunya ialah pengendalian transportasi di simpul-simpul transportasi yang melayani rute-rute internasional, yakni di bandara internasional maupun pelabuhan internasional.

Dalam waktu dekat akan digelar pertemuan untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti dengan Kemenlu, KKP, Satgas Penanganan Covid-19, dan Ditjen Imigrasi, untuk menentukan langkah-langkah pengendalian yang diperlukan, ujar Menhub. Selain itu, personel TNI dan Polri juga akan dimintai bantuan untuk melakukan penjagaan.

Di sisi lain, daerah yang diperbolehkan membuka pusat perbelanjaan atau mal dipastikan bertambah. Melalui instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 39 dan 40 tahun 2021 yang diterbitkan kemarin (7/9), pemerintah memberikan izin uji coba pembukaan mal kepada sejumlah daerah.

Dalam Inmendagri 39/2021, Mendagri mengizinkan sembilan kabupaten/kota yang ada di Bali untuk membuka mal. Sementara dalam Inmendagri 40/2021, ada lima kota di luar Jawa Bali yang diperkenankan buka mal.

Kota Banda Aceh, Kota Jambi, Kota Kupang, Kota Palangkaraya, dan Kota Batam, dilakukan uji coba implementasi protokol kesehatan pada pusat perbelanjaan mal, kata Tito.

Bertambahnya Bali dan lima kota di luar Jawa menambahkan jumlah daerah yang diperkenankan membuka mal. Sebelumnya, ijin hanya diberikan di Surabaya, Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Semarang.

Meski demikian, dalam ujicoba tersebut Mendagri memberikan batasan. Jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk hanya 50 persen dari kapasitas dengan jam operasional 10.00 21.00 waktu setempat.

Dengan protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kesehatan, imbuhnya. Selain itu, Mendagri juga mewajibkan penggunaan aplikasi pedulilindungi untuk screening vaksin, tidak dine in, serta larangan untuk pengunjung usia di bawah 12 tahun dan di atas 70 tahun.

Penerbitan Inmendagri tersebut juga sekaligus menjadi dasar hukum perpanjangan PPKM. Secara keseluruhan, terdapat 34 daerah yang masih menerapkan PPKM level 4. 11 di antaranya terdapat di Jawa-Bali. Yakni Ponorogo, Magetan, Jembrana, Bangli, Karangasem, Badung, Gianyar, Klungkung, Tabanan, Buleleng, dan Kota Denpasar. (far/tau/JPG/r6)

Artikel Asli