Bayi 7 Hari Meninggal Akibat Covid-19 di Maluku

republika | Nasional | Published at 09/09/2021 03:07
Bayi 7 Hari Meninggal Akibat Covid-19 di Maluku

REPUBLIKA.CO.ID, SAUMLAKI, MALUKU -- Seorang bayi berusia tujuh hari meninggal karena covid-19. Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. P.P. Magretti di Kota Saumlaki membenarkan bahwa bayi yang sempat dirawat di rumah sakit tersebut meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19 pada 6 September 2021.

"Ini menjadi kasus pertama bayi positif COVID-19 yang meninggal dunia di Kota Saumlaki,'' kata Direktur RSUD milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi dr. Fulfully Nuniari.

Bayi laki-laki itu dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat selama sehari dengan gejala panas dan sesak nafas. Hasil tes usap (swab) antigen bayi menunjukan positif. Pasien ini rujukan dari Larat dengan keadaan sesak.

"Saat masuk kami swab antigen sesuai prosedur. Hasilnya positif dengan gejala sesak dan demamnya tidak berkurang. Setelah ditangani dari jam tujuh malam hingga pagi, dia meninggal dunia pukul 10.00 WIT pada 6 September 2021," ucapnya.

Bayi berinisial AK, anak dari pasangan suami istri dari Desa Lemdesar Timur, Kecamatan Tanimbar Utara. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter juga mencurigai ada aspirasi pneumonia.

Artikel Asli