Kemenkes Ingatkan Daerah untuk Update Data Kasus Aktif Covid-19

inewsid | Nasional | Published at 09/09/2021 01:41
Kemenkes Ingatkan Daerah untuk Update Data Kasus Aktif Covid-19

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan agar daerah melakukan pembaruan atau update data kasus aktif Covid-19. Hal ini tetap dilakukan meski kasus Covid-19 di Indonesia turun.

"Kami ingaktkan meski kasus Covid-19 menurun, masih banyak provinsi yang belum memperbaharui status kasusnya yang lebih dari 21 hari," kata Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Rabu (8/9/2021).

Siti menambahkan, secara nasional Indonesia telah berada pada situasi asesmen Level 2. Situasi ini menurun dibandingkan pada Juli 2021 lalu ada di level 4.

Dia melanjutkan, saat ini hanya ada dua provinsi di Indonesia yang masih berstatus di level 4, yakni Bali dan Kalimantan Utara serta sisanya di level 3 dan 2.

Ini terjadi karena adanya keterlambatan input data kematian dalam sistem melalui prosedur administrasi yang berjenjang. Sehingga, dibutuhkan mulai dari level RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga Dinas Dukcapil untuk menyatakan kondisi seseorang yang telah meninggal.

Belum lagi, kata dia, ada keterbatasan dari tenaga kesehatan untuk bisa langsung menginput laporan data kematian. Mengingat, tingginya beban kerja dalam menangani tingginya kasus aktif pada saat itu.

"Sekitar 25,9 persen dari kasus aktif yang tercatat adalah kasus yang belum diperbaharui statusnya lebih dari 21 hari," katanya.

"Kemenkes tentunya telah melakukan berbagai evaluasi dan ke depan diharapkan RS maupun fasiankes lainnya dapat langsung melaporkan data kematian pada Kemenkes sehingga keterlambatan pelaporan data ini dapat diminimalisir di kemudan hari," kata dia.

Artikel Asli