Loading...
Loading…
Napi Teroris Hingga Narkotika jadi Korban Kebakaran di LP Tangerang

Napi Teroris Hingga Narkotika jadi Korban Kebakaran di LP Tangerang

Nasional | jawapos | Rabu, 08 September 2021 - 14:18

JawaPos.com Sebanyak 41 orang narapidana dikabarkan tewas dalam peristiwa kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang. Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly mengungkapkan identitas dari 41 korban tewas tersebut, terdapat narapidana kasus terorisme, pembunuhan dan narkotika.

Meninggal 41 orang, satu tindak pidana terorisme, satu tindak pidana pembunuhan dan lainnya narkoba, kata Yasonna dalam konferensi pers di Lapas Tangerang, Rabu (8/9).

Bahkan dari 41 korban tewas, terdapat dua warga negara asing (WNA) yakni asal Afrika Selatan dan Portugal. Dalam hal ini, Kemenkumham berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan pihak kedutaan untuk proses pemakaman dari napi WNA tersebut.

Ada dua WNA ini kami bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dan juga konsuler dan kedutaan dari pada keluarga bagaimana nanti dimakamkan, karena ini menyangkut negara lain, papar Yasonna.

Politikus PDI Perjuangan ini menyebut, dugaan sementara penyebab kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, adalah akibat hubungan pendek atau korsleting arus listrik. Tetapi hal ini masih akan ditelusuri oleh Puslabfor Polri

Baca Juga :
Gak Ada Ampun, Loyalis Jokowi Desak Menteri Yasonna Mundur Buntut Kebakaran Lapas

Dugaan sementara seperti yang disampaikan pak Kapolda adalah karena persoalan listrik arus pendek, namum demikian, Puslabfor Polri, Polda Metro Jaya sedang meneliti sebab musabab dari kebakaran tersebut. Itu dugaan arus pendek, ucap Yasonna.

Dia mengakui, bangunan Lapas Tangerang sudah tua. Karena bangunan tersebut sudah berumur 42 tahun. Bahkan sejak 1972 Lapas ini dibangun, tidak pernah mengalami pembaharuan pada sistem arus listrik.

Kondisi lapas kelas 1 Tangerang ini dibangun 1972. Jadi sudah 42 tahun, sejak itu kita tidak memperbaiki instalasi listriknya, ada penambahan daya tetapi instalasi listiriknya tetap, ungkap Yasonna.

Yasonna tak menginginkan kejadian serupa terulang di Lapas Tangerang atau Lapas lainnya yang berada di Indonesia. Sehingga dia menginstruksikan jajarannya, untuk mengecek instalasi listrik di dalan Lapas-lapas.

Pada umumnya ini lapas lama seperti ini, supaya instalansi listriknya untuk memeriksa supaya tidak terulang lagi hal-hal seperti ini, pinta Yasonna menandaskan.

Original Source

Topik Menarik

{