Loading...
Loading…
Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan di Yogyakarta, tapi dengan Syarat

Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan di Yogyakarta, tapi dengan Syarat

Nasional | limapagi.id | Rabu, 08 September 2021 - 13:50

LIMAPAGI - Pemberlakuan PPKM Jawa Bali di Daerah Istimewa Yogyakarta turun dari Level 4 ke Level 3. Perbedaan aturan dengan penurunan level tersebut, yakni mulai diizinkannya pembelajaran tatap muka.

Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, ada beberapa kelonggaran yang diterapkan saat suatu daerah turun ke Level 3. "Yang membedakan antara Level 3 dengan Level 4 ya pembelajaran tatap muka itu. Tatap muka sudah bisa dilakukan uji coba dengan ketentuan khususnya," katanya, Rabu, 8 September 2021.

Menurut dia, pembelajaran tatap muda bisa dilakukan maksimal 50 persen untuk SMK dan SMA. Untuk SLB, SMP LB, SDLB bisa 60 persen. "Level 3 itu bisa pembelajaran tatap muka, tapi ada syarat yang bisa diatur oleh daerah secara khusus," ungkapnya.

Mantan Kepala Disdipora DIY ini mengungkapkan, persyaratan khusus dari daerah ditentuka oleh pemerintah daerah setempat. Untuk di DIY, sesuai arahan Guberur Sri Sultan Hamengku Buwono X salah satunya syarat pembelajaran tatap muka vaksinasi sudah 80 persen, positif rate di bawah 5 persen.

"Seyogyanya kan seperti arahan Gubernur agar 80 persen pelajar sudah divaksin, minimal untuk dosis pertama. Biar kita menjadi tenang, vaksin memang belum tentu tidak terpapar, tapi berdasarkan pengalaman gejalanya tidak parah," kata Aji, sapaan akrabnya.

Baca Juga :
Vaksinasi Guru di Kota Yogyakarta Sudah 100 Persen

Aji mengungkapkan, terkait pembelajaran tatap muka ini, Dinas Pendidikan masih menyusun standar operasional prosedurnya termasuk memetakan sekolah mana yang sudah siap menjalankannya. "Kita beri nama uji coba saja, karena belum semua sekolah mememuhi persyaratan," ungkapnya.

Original Source

Topik Menarik

{