Loading...
Loading…
Kolaborasi Surabaya Raya Menuju Level 2

Kolaborasi Surabaya Raya Menuju Level 2

Nasional | jawapos | Rabu, 08 September 2021 - 12:30

JawaPos.com Asesmen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, Surabaya sudah turun jadi level 2. Namun, dalam perpanjangan PPKM, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memasukkan Surabaya Raya dalam golongan PPKM level 3. Pemkot Surabaya pun berkolaborasi dengan Pemkab Gresik dan Sidoarjo untuk menjadikan Surabaya Raya level 2.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penjelasan perbedaan dua informasi tersebut. Dia mengungkapkan, metropolis sejatinya sudah masuk level 2. Sejumlah bukti mendukung penurunan level asesmen situasi Covid-19. Contohnya, positivity rate saat ini mencapai 1,5 persen. Standar WHO 5 persen, ucapnya.

Data lain adalah bed occupancy rat io (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit saat ini 18,16 persen. Kasus terkonfirmasi pun membaik. Dari 100 ribu penduduk, persentasenya 35,29 persen.

Mengapa Surabaya masih masuk level 3? Menurut Eri, Surabaya tidak terlepas dari Gresik serta Sidoarjo. Penurunan level itu dihitung dari persebaran Covid-19 di wilayah Surabaya Raya. Ketika wilayah aglomerasi masih ada yang tinggi (persebaran Covid-19), berpengaruh pada daerah yang lain, ungkap mantan kepala bappeko itu.

Baca Juga :
Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa Bali hingga 28 Februari 2022

PPKM level 2 dan level 3 itu berpengaruh pada kebijakan yang harus diambil di sejumlah sektor sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri 38/2021. Kegiatan sektor nonesensial di level 2 bisa 50 persen bekerja di rumah, sedangkan di level 3 harus 100 persen bekerja di rumah.

Begitu pula, kegiatan di supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan memiliki perbedaan. Pada level 2, jam operasional sampai pukul 21.00 dan kapasitas pengunjung 75 persen. Untuk level 3, jam operasional dibatasi sampai pukul 20.00 dan maksimal 50 persen pengunjung.

Kegiatan di tempat ibadah untuk level 2 maksimal 75 persen dari kapasitas. Di level 3, maksimal 50 persen. Meskipun pada praktiknya bisa jadi berbeda dari aturan-aturan dalam instruksi tersebut.

Dari data yang dihimpun, Kabupaten Gresik masih berwarna oranye. Artinya, termasuk wilayah risiko sedang persebaran virus korona. Sidoarjo dan Surabaya sudah berwarna kuning.

Kemarin (7/9) Eri mendapat kabar Gresik telah membaik. Masuk wilayah risiko rendah persebaran virus korona. Sudah kuning. Insya Allah, minggu depan Surabaya Raya level 2, paparnya.

Baca Juga :
DPRD Minta Gubernur Jatim Bantu Surabaya Penuhi Vaksinasi

Suami Rini Indriyani itu menuturkan, pihaknya telah bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. Pertemuan tersebut membahas penanganan Covid-19. Rencananya, Surabaya membantu percepatan vaksinasi di Kota Pudak dan Kota Delta.

Sejumlah langkah dirancang. Pertama, mengerahkan mobil vaksin keliling. Kendaraan bantuan polrestabes itu beroperasi di Surabaya Raya. Pemkot juga mengerahkan tenaga kesehatan untuk membantu percepatan vaksinasi. Dalam penanganan Covid-19, Surabaya, Gresik, serta Sidoarjo tak terpisahkan, tutur Eri.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, Surabaya memang telah turun level. Pemerintah juga memberikan aturan khusus bagi Surabaya Raya. Salah satunya, waktu bersantap di tempat makan 60 menit. Ini salah satu bukti aturan PPKM level 2, paparnya

Meski sudah membaik, Febri, sapaan akrab Febriadhitya Prajatara, meminta warga tidak euforia. Tetap menerapkan prokes, memakai masker, serta menjaga jarak.

Original Source

Topik Menarik