Loading...
Loading…
Dugaan Korsleting Listrik di Lapas Kelas 1 Tangerang Masih Didalami

Dugaan Korsleting Listrik di Lapas Kelas 1 Tangerang Masih Didalami

Nasional | jawapos | Rabu, 08 September 2021 - 10:29

JawaPos.com Peristiwa kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang yang menewaskan 41 orang diduga terjadi akibat arus pendek atau korsleting listrik. Diduga korsleting listrik itu terjadi di Blok Chandiri Nengga 2, yang diisi oleh 122 orang narapidana.

Saya kira itu, ini di blok C2 yang diduga terjadi hubungan pendek arus listrik, kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Reynhard Silitonga, Rabu (8/9).

Reynhard mengutarakan, pihaknya akan terus mendalami penyebab terjadinya kebakaran di Lapas Klas I Tangerang. Selain itu, Reynhard pun akan mendalami mengapa insiden kebakaran itu bisa menewaskan 41 orang.

Sedang kita dalami mengapa sampai timbul korban berjumlah 41, kita tidak boleh menduga, ucap Reynhard.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Agus Toyib mengutarakan, pihaknya masih mengidentifikasi terhadap puluhan korban jiwa yang tewas dalam insiden nahas tersebut. Secara pasti, pihak-pihak korban akan dikabarkan untuk mengetahui kondisi dari para narapidana yang mendekam di Lapas Klas I Tangerang.

Masih diidentifikasi, nanti kalau udah ketahuan siapanya maka kita akan kabarkan ke keluarganya, ujar Agus.

Baca Juga :
Kapolda Metro Duga Lapas Tangerang Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Dia menduga, timbulnya korban jiwa karena memang terdapat kamar Lapas yang dikunci. Sehingga kesulitan untuk keluar Lapas.

Terbakar karena memang kamar semua dikunci, jadi ada yang tidak sempat dikeluarkan dari kamar, pungkas Agus.

Original Source

Topik Menarik