Loading...
Loading…
Krisis Air Baku Ancam Warga Banjarmasin, PDAM Berencana Bikin Embung

Krisis Air Baku Ancam Warga Banjarmasin, PDAM Berencana Bikin Embung

Nasional | apahabar.com | Senin, 06 September 2021 - 13:29

apahabar.com, BANJARMASIN Kota Banjarmasin terancam menghadapi krisis air baku. Sumber air baku yang dikelola PDAM Bandarmasih pun sangat terbatas lantaran kualitas dan perubahan iklim.

Air baku adalah permasalahan utama, bermacam sebab terjadi penurunan kualitas air baku. Salah satunya air berwarna hijau karena kadar oksigen di air menurun, ujar Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Supian pada Senin (6/9).

Oleh karena itu, perusahaan flat merah tersebut membutuhkan sarana dan prasarana pengelolaan air baku untuk jangka panjang.

Salah satunya solusinya mendirikan proyek embung air baku.

Jadi air sungai ditarik didalam kolam, diperbaiki kualitasnya sebelum masuk ke pengelohan. Kalau dari sungai langsung ke pengelohan, sistem kita lambat laun tidak akan mampu, ucapnya.

Pembebasan lahan untuk mendirikan embung sudah dilakukan, namun rencana bisnis tersebut tidak berlangsung mulus. PDAM terus berhadapan dengan berbagai kendala, sehingga gagal membuat embung air baku.

Supian menyebut sumber pembiayaan pihaknya sangat terbatas untuk membikin embung. Menurutnya dalam mendirikan suatu rencana proyek tidak membutuhkan dana yang sedikit.

Sedangkan terhitung 2015, PDAM Bandarmasih tidak menerima penyertaan modal dari pemerintah daerah.

Selain itu, Supian mengatakan upaya penyesuaian tarif air ke pelanggan tak memungkinkan dilakukan. Alasannya tentu karena pandemi Covid-19.

Mungkin kurangnya daya bagi PDAM melakukan investasi, dan saat ini PDAM tidak mampu melakukan itu, imbuhnya.

Menurutnya yang bisa dilaksanakan hanyalah beberapa program skala prioritas saja dengan dana terbatas.

Salah satunya rehabilitasi jaringan pipa yang disalurkan ke pelanggan sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini untuk mempertahankan pelayanan air bersih ke pelanggan.

Jaringan pipa, kata Supian, berusia sangat tua sehingga mengharuskan untuk diganti maupun ditambal.

Rinciannya sekitar 30% pipa yang dimiliki PDAM Bandarmasih berusia di atas 30 tahun.

Biaya pengantian cukup besar, sementara kemampuan kami sangat terbatas, pungkasnya.

Original Source

Topik Menarik

{