Loading...
Loading…
Serapan Anggaran DAK Masih Rendah

Serapan Anggaran DAK Masih Rendah

Nasional | suarantb | Senin, 06 September 2021 - 01:32

Mataram (Suara NTB) Serapan anggaran dana alokasi khusus (DAK) di Kota Mataram masih rendah. Keterlambatan sistem pencairan serta refocusing anggaran jadi pemicu. Pekerjaan fisik dipercepat guna menggenjot serapan keuangan.

DAK yang digelontorkan oleh pemerintah pusat ke Kota Mataram mencapai Rp110.797.806.000. Realisasi sampai 30 Agustus baru mencapai 32,80 persen atau sekitar Rp36,3 miliar lebih.

Asisten II Setda Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura dikonfirmasi pekan kemarin menjelaskan, rendahnya realisasi anggaran DAK disebabkan berbagai faktor. Di antaranya adalah, sistem aplikasi keuangan yang masih bermasalah sehingga terjadi keterlambatan pencairan, sehingga berpengaruh pada proses pekerjaan. Di samping itu, kebijakan pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah, sehingga tim anggaran pemerintah daerah merefocusing anggaran. Refocusing anggaran sampai dua kali, sebut Mahmuddin.

Disampaikan, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa sedang melakukan akselerasi program. Akselarasi ini tidak saja bersumber dari DAK, melainkan anggaran yang bersumber dari DAU. Percepatan pelaksanaan program di masing masing OPD diharapkan pada bulan Oktober November bisa mencapai target.

Mahmuddin berdalih, pekerjaan fisik yang bersumber dari DAK rata rata terkontrak sebelum 31 Agustus. Tidak ada DAK yang dikembalikan, katanya. Dia mendorong pekerjaan fisik yang bersumber dari DAK harus tuntas sebelum 31 Desember mendatang. Keterlambatan memiliki konsekuensi pekerjaan diputus kontrak dan sisa anggaran dikembalikan ke pemerintah pusat.

Hal ini pun tidak diinginkan, sehingga OPD terkait diminta serius mengawal pekerjaan agar tidak terjadi keterlambatan. Fatalnya, apabila tidak tuntas pembiayaan akan ditanggung melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah. Kalau juga ada anggaran tersedia, demikian kata dia. (cem)

Artikel Serapan Anggaran DAK Masih Rendah pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Original Source

Topik Menarik