Loading...
Loading…
Gawat Jangan Sampai Kasus Covid-19 Naik Lagi di Indonesia

Gawat Jangan Sampai Kasus Covid-19 Naik Lagi di Indonesia

Nasional | koran-jakarta.com | Senin, 06 September 2021 - 08:30

Kasus virus Corona (Covid-19) di Indonesia mengalami tren penurunan akhir-akhir ini, semenjak diberlakukannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Tanpa adanya vaksinasi dan penguatan sistem yang mumpuni, kenaikan kasus yang bisa saja terjadi.

"Terjadi puncaknya pada tanggal 15 Juli kemudian turun terus kita yaitu kita sekarang mencapai kasus harian sekitar 6.700, ini merupakan suatu pertanda baik tetapi bukan merupakan suatu yang harus kita remehkan. Tetap waspada, kasus ini mungkin saja dapat terjadi peningkatan lagi kalau kita tidak melakukan penguatan-penguatan di berbagai sistem," kata Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono dalam siaran langsung di Kanal YouTube RSPAD Presidential Hospital, Minggu (5/9/2021).

Dante mengatakan contoh kasus terjadi di Amerika Serikat dan Inggris padahal hampir seluruh warganya sudah divaksinasi tetapi kasus Covid-19 mengalami lonjakan . Masyarakat diminta tetap waspada, karena vaksinasi bukanlah segalanya.

"Peningkatan kasus konfirmasi di Amerika, walaupun vaksinasinya sudah semakin tinggi. Kemudian di Inggris juga sama. Lalu, di Israel yang sudah hampir seluruh penduduknya dilakukan vaksinasi juga meningkat lagi sekarang," katanya.

"Ini menunjukkan bahwa vaksinasi bukan segala-galanya, yang harus dilakukan tetap rumah sakit harus disiagakan untuk menghadapi lonjakan-lonjakan baru kasus yang mungkin terjadi di beberapa tempat," tambahnya.

Dante menjelaskan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) Nasional berada di tingkatan aman yang menunjukkan pertanda baik. Hal itu dibuktikan dengan persentase BOR kurang dari 50 persen di seluruh provinsi di Indonesia.

"Keterpakaian tempat tidur di rumah sakit sudah menurun sekarang 67 persen dari angka total yang kita evaluasi pada bulan Agustus, begitu baik pada ruang isolasi maupun sekarang pada ruang ICU sehingga kita dapatkan maka angka evaluasi BOR tempat tidur kita sekitar 32 persen di berbagai tempat sudah mulai menunjukkan pertanda baik bahwa kasus ini untuk perawatan rumah sakit semakin lama semakin rendah," ujarnya.

"Di seluruh Indonesia di seluruh provinsi kurang dari 50 persen, walaupun ada beberapa tempat yang tinggi seperti di Aceh, mencapai 49 persen tetapi beberapa daerah dan di Bali 45 persen," sambungnya.

Dante meminta penguatan di sektor rumah sakit harus tetap dilakukan dan dijaga. Mengingat, kasus Corona bisa saja mengalami lonjakan kembali dan membutuhkan perawatan di rumah sakit yang intensif.

"Jadi penguatan rumah sakit itu masih tetap harus dilakukan dengan strategi yang tepat sehingga ketika kasusnya terjadi meningkat, kemudian membutuhkan rawat yang kira-kira presentasinya antara 10 sampai 20 persen merupakan kasus yang mendapat harus mendapatkan perawatan bisa diantisipasi oleh rumah sakit rumah sakit yang ada sekarang," ucapnya.

Original Source

Topik Menarik