Loading...
Loading…
Kepatuhan Terhadap Prokes Meningkat Warga +62 Super Duper Top

Kepatuhan Terhadap Prokes Meningkat Warga +62 Super Duper Top

Nasional | rm.id | Senin, 06 September 2021 - 06:13

Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) terus meningkat. Meski begitu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan, agar penularan Covid-19 tidak kembali meluas.

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 membeberkan data kepatuhan masyarakat terhadap prokes. Dalam skala 1 sampai 10, skor kepatuhan memakai masker meningkat dari 7.72 pada periode 3 hingga 17 Juli 2021 menjadi 7.88 pada 20 Agustus sampai 3 September 2021.

Skor kepatuhan menjaga jarak juga meningkat, dari 7.53 pada periode 3 sampai 17 Juli 2021 menjadi 7.75 pada periode 20 Agustus hingga 3 September 2021. Sedangkan skor kepatuhan mencuci tangan meningkat dari 7.64 pada periode 3 sampai 17 Juli 2021 menjadi 7.86 pada periode 20 Agustus hingga 3 September 2021.

Ayo, terus tingkatkan kedisiplinan untuk melindungi diri dan orang di sekitar kita, ujar @satgasperubahanperilaku .

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi mengatakan, pihaknya menerapkan empat strategi utama untuk mendorong peningkatan kepatuhan prokes masyarakat. Pertama, melakukan kampanye masif dan membangun komunikasi risiko tentang pentingnya prokes melalui berbagai media.

Kampanye menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk materi edukasi berbasis seni budaya seperti wayang kulit, wayang golek, kesenian Minang, syair Melayu, dan sebagainya. Juga melalui lagu, komik, video, dan sebagainya, kata Sonny, kemarin.

Kedua, mengedukasi masyarakat secara langsung melalui para Duta Perubahan Perilaku (DPP). Sejak 7 September 2020 hingga saat ini, jumlah DPP mencapai 116.550 orang, tersebar di 34 provinsi dan 429 kabupaten/kota.

Khusus selama periode 3 Juli sampai 3 September 2021, jumlah DPP yang bergerak di lapangan mengedukasi masyarakat mencapai 20.340 orang di 32 provinsi dan 279 kabupaten/kota. Mereka mengedukasi secara langsung hampir 7 juta orang dan membagikan sekitar 2,5 juta masker, tuturnya.

Ketiga, Satgas bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan program mobil masker untuk masyarakat. Tercatat, sudah lebih dari 2 juta masker dibagikan di wilayah Pulau Jawa, Bali dan Aceh.

Keempat, penguatan posko desa/kelurahan oleh hampir 10.000 DPP untuk penguatan fungsi pencegahan di tingkat komunitas. Peningkatan kepatuhan prokes juga didukung oleh kerja keras TNI, Polri dan Satgas Daerah. Terutama, melalui operasi yustisi dan penguatan fungsi posko desa/kelurahan, sambung Sonny.

Dia menambahkan, meningkatnya penerapan protokol kesehatan harus terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan. Sonny bilang, meskipun kasus Covid-19 mulai melandai, penerapan prokes harus terus dilakukan sebagai sebuah adaptasi kebiasaan baru.

Netizen pun bersyukur tingkat kepatuhan masyarakat terhadap prokes semakin meningkat. Artinya, kesadaran masyarakat terhadap penanganan Covid-19 semakin tinggi.

Akun @Buzzr777 mengapresiasi kerja Satgas Covid-19 yang berhasil meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap prokes. Kata dia, kondisi tersebut harus tetap dipertahankan. Bahkan harus terus ditingkatkan, katanya.

Apresiasi yang sama juga ditunjukkan @tialarasati73 untuk masyarakat yang selalu patuh menerapkan prokes. Menurut dia, kepatuhan prokes yang meningkat menandakan masyarakat semakin sadar dan peduli terhadap penanganan Covid-19. Warga +62 emang super duper top deh pokoknya, ujarnya.

Akun @Prasety72595950 sangat yakin, Indonesia pasti bisa keluar dari pandemi Covid-19. Dia bilang, seluruh warga +62 bisa berperan aktif dalam penanganan Covid-19. Caranya, cukup selalu disiplin prokes, sudah membantu Pemerintah menangani Covid-19. Mari perketat prokes supaya kasus Covid-19 tidak kembali meningkat, ujar @AjengIstari .

Menurut @denmasbima , salah satu prokes yang paling sering dipatuhi masyarakat adalah mencuci tangan. Termasuk penggunaan hand sanitizer juga semakin meningkat.

Akun @kimsaraaaaa sangat bersyukur terjadi progres yang baik dalam penerapan prokes. Meski begitu, dia meminta masyarakat tidak boleh lengah dan tetap mematuhi prokes, agar Covid-19 tidak meningkat kembali. Jangan lupa melakukan vaksinasi, tuturnya.

Bersyukur tapi tetap waspada. Tingkatkan terus disiplin prokes. Jangan malas ikut vaksinasi, ujar @AimanJudakusum1 .

Akun @X1W4R mengatakan, saat ini masyarakat mulai menyadari pentingnya masker dan vaksinasi. Disiplin prokes dan vaksinasi sudah menjadi gaya hidup baru. Gaya hidup sehat dengan prokes dan hidup berdampingan dengan Covid-19.

Patuh prokes itu keren, kata @X1W4R . Alhamdulillah, tetap disiplin prokes dan semoga semua segera mendapat vaksin. Demi 2022 nggak pakai masker, kata @rinovsky12 .

Sementara akun @TukangKombur meminta Pemerintah dan masyarakat tidak takabur dengan pencapaian angka kepatuhan masyarakat yang meningkat. Pasalnya, Covid-19 belum sepenuhnya minggat dari Indonesia. Ayo kita tingkatkan terus prokes agar jangan sampai kecolongan kayak Malaysia, ungkapnya.

Sedangkan @mfrjoe tidak yakin dengan data yang dirilis Satgas Covid-19. Soalnya, kata dia, data tersebut bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Mari sama-sama kita lihat fakta di lapangan seperti apa, ujarnya. [ASI]

Original Source

Topik Menarik