Loading...
Loading…
Bupati yang Ngatain Opung Luhut Digaruk KPK, Denny Siregar Pura-Pura Kaget, Apa Kaget Beneran?

Bupati yang Ngatain Opung Luhut Digaruk KPK, Denny Siregar Pura-Pura Kaget, Apa Kaget Beneran?

Nasional | wartaekonomi | Sabtu, 04 September 2021 - 10:12

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Banjarnegara periode 2017-2022, Budhi Sarwono, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tahun 2017-2018.

Kepada wartawan, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan penahanan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan.

Ia pun mengaku tidak menyangka bahwa Bupati yang sempat menyinggung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan diciduk KPK.

"Lah ini kan yang bupati yang hina opung LBP sebagai penjahit ?," cuitnya dalam akun Twitternya, Sabtu (4/9/2021).

Lah ini kan yang bupati yang hina opung LBP sebagai penjahit ? ????https://t.co/eS2rfuxWTA Denny siregar (@Dennysiregar7) September 3, 2021

Sebelumnya, Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono, menjadi perbincangan publik usai dirinya menyebut Menteri Luhut Penjahit.

Kekinian, ia meminta maaf dan memberikan penjelasan mengapa dirinya salah menyebut nama panjang Luhut.

"Mohon maaf kemarin saya menyebut Menteri Penjahit, karena saya tidak hapal namanya panjang sekali. Ini sekarang saya baca yang jelas, ini saya baca dan saya mohon maaf, (yang betul) adalah Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan," katanya.

Baca Juga :
5 Berita Terpopuler: Luhut Sebut Demokrat, Ketua KPK Dilaporkan

Ia pun mengaku tidak bermaksud menghina Luhut lantaran dirinya lupa nama belakang Menteri Luhut tersebut.

"Mohon maaf karena tidak hafal jadi disingkat yang mudah. Tapi saya tidak punya tujuan menghina apapun, karena sebisa saya bicara," ucapnya.

"Sekali lagi kami mohon maaf kemarin yang saya sebut Pak Penjahit, karena saya tidak hafal semuanya. Mohon bapak menteri bisa memaafkan saya. Demi Allah, demi Rasulullah saya lahir batin untuk melaksanakan tugas negara," sambungnya.

Sementara itu, dilihat dalam akun Twitter Politisi Ferdinand Hutahaean masih tampak geram dengan aksi Bupati Budhi meski sudah meminta maaf.

Menurut Ferdinand, ucapan Bupati Banjarnegara sangat jelas menghina dan melecehkan Menteri Luhut.

"Bupati kurang ajar akhirnya minta maaf. Saya tak percaya omonganmu yang bilang tak ada niat melecehkan. Jelas-jelas nada suaramu dan caramu itu melecehkan," cetusnya, dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Selasa (24/8/2021).

Namun, meski sudah meminta maaf, Ferdinand tampak tidak terima lantaran ucapan Budhi membawa-bawa nama keluarga dari suku Batak.

Baca Juga :
BEM UI Disebut Bencong oleh Denny Siregar, Gus Umar: Maklum Saja Gak Pernah Jadi Aktivis Mahasiswa

"Meski kau minta maaf kepada Pak LBP, Batak dan Marga Panjaitan, bagiku kau tetap BUPATI KURANG AJAR!" kata dia.

Original Source

Topik Menarik

{