Gandeng KLHK, SGB Luncurkan Fasilitas Green House

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 17:10
Gandeng KLHK, SGB Luncurkan Fasilitas Green House

Suntory Garuda Beverage (SGB)menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meresmikan fasilitas green house di SDN Wijaya Kusuma 05 Jakarta. Peresmian fasilitas green house ini merupakan bagian dari rangkaian program Mizuiku 2021 sekaligus untuk memperingati Pekan Air Dunia.

Acara peresmian ditandai dengan penanaman pohon endemik secara simbolis serta program adopsi pohon untuk para jurnalis.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK Helmi Basalamah menyambut baik peran SGB dalam memberikan solusi terkait persoalan lingkungan hidup. Terutama sektor pendidikan lingkungan kepada anak-anak sekolah dasar.

Helmi menilai, usaha pelestarian seringkali melupakan pentingnya aspek pendidikan lingkungan kepada masyarakat. Apalagi pendidikan lingkungan untuk anak-anak.

"Untunglah dengan program ini, usaha pendidikan lingkungan kepada anak-anak secara bertahap bergulir. Hal ini diperkuat dengan dukungan dari pihak swasta, seperti SGB melalui program Mizuiku," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/9).

Mizuiku atau Aku Cinta Air Bersih adalah program berkelanjutan untuk mempromosikan kesadaran pelestarian air bersih, diawali di Jepang pada tahun 2004 di Jepang dan hadir di Indonesia pada pertengahan tahun 2019. Nantinya, green house yang dibangun akan menjadi fasilitas belajar pelestarian lingkungan bagi para siswa sekolah dasar.

Beberapa zona pembelajaran telah disiapkan di area green house. Antara lain zona nutrisi untuk produksi kompos organik, zona literasi yang mengedukasi data tanaman dan jurnal kegiatan siswa termasuk edible garden , zona penyemaian sayur, zona budidaya tanaman, zona sumber atau sistem instalasi air, serta pembuatan lubang biopori di tanah sekitar green house.

Chief Executive Officer & President Director SGB Ong Yuh Hwang mengucapkan terima kasih karena sekolah telah menyediakan lahan untuk pembuatan green house.

"Kami ingin mengajak sebanyak mungkin pihak, baik pemerintah terkait, komunitas maupun lembaga-lembaga pendidikan untuk bekerja sama mengedukasi para siswa tentang pentingnya pelestarian air dan lingkungan," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Wijaya Kusuma 05 Subekhi mengatakan, edukasi pelestarian lingkungan kepada para siswa tidak lagi cukup dengan hanya menyampaikan teori agar memahami konteksnya.

"Kegiatan di lapangan dan observasi terbukti merupakan faktor penting dalam proses pendidikan pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, kami sangat senang dan berterima kasih atas fasilitas green house dari SGB ini," ungkapnya. [ KPJ ]

Artikel Asli