Ada Apa Sampai Menteri Sandiaga Uno Memuji TNI AL

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Rabu, 01 September 2021 - 16:11
Ada Apa Sampai Menteri Sandiaga Uno Memuji TNI AL

JAKARTA - Ada apa sampai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memuji TNI AL? Ternyata, pujian dari Menteri Sandiaga kepada jajaran TNI AL ini terkait dengan strategi vaksinasi yang dilakukan pihak Angkatan Laut tersebut.

Pujian dan apresiasi Sandiaga itu dilontarkan saat ia ikut turun langsung memantau kegiatan vaksinasi go to school bagi pelajar sekolah dan bangun wisata bahari berbasis edukasi yang digelar pada hari Selasa (31/8) di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kegiatan vaksinasi itu sendiri mengutip keterangan Dispen TNI AL merupakan hasil kolaborasi, antaraTNI AL dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Turut hadir meninjau langsung kegiatan vaksinasi bersama Menteri Pariwisata, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Panglima Kolinlamil Laksma TNI Erwin S. Aldedharma, para pejabat utama Mabesal, Kadisjarahal, Danlantamal III, pejabat Kemenparekraf dan Walikota Jakarta Utara.

Menteri Sandiaga mengapresiasi vaksinasi go to school yang dilaksanakan TNI AL melalui Kolinlamil yang berkolaborasi dengan Kemenparekraf, Kemenkes, dan Pemerintah Daerah.

"Ini adalah langkah yang saya sebut sebagai 3G yaitu Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama) antara TNI AL, Kemenparekraf dan Kemenkes, Komisi A DPRD Jakarta dan Gaspol (garap semua potensi untuk menang melawan pandemi)," ujarnya.

Menurut Sandiaga Uno, vaksinasi per hari ini di Jakarta memiliki hasil yang cukup bagus. Tapi Indonesia total baru 30,6 persen yang tervaksinasi dosis I. Dan baru 17 persen untuk vaksinasi dosis kedua. Jakarta sendiri sudah melewati target.

"Kita akan serbu terus vaksinasi ke seluruh wilayah nusantara dan saya yakin minat dan animo masyarakat semakin terbuka dan ini yang kita sebut vaksin asyik di tempat piknik," katanya.

Sandiaga mencontohkan USS Interpid yang ada di New York dan Pearl Harbour di Hawaii yang menjadi tujuan wisatawan utama jika datang ke New York atau Hawaii. Ini juga yang bisa dilakukan di Jakarta. Sehingga menjadi destinasi wisata unggulan agar masyarakat mengenal bagaimana wisata bahari ini.

"Saya sangat mengapresiasi TNI AL dengan atraksi wisata berbasis edukasi yang diiniasiasi oleh Kolinlamil," ujarnya.

Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, mengatakan, khusus berkaitan vaksinasi pelajar, usia penerima vaksinasi dari umur 12 hingga 17 tahun. Sementara target yang divaksin sebanyak 1.400 orang baik dosis pertama maupun kedua.

"TNI AL akan mendukung penuh perintah Presiden untuk ikut berperan dalam menguatkan herd imunitity , menciptakan herd imunitity dengan melaksanakan serbuan vaksin masyarakat maritim," kata Laksamana Madya TNI Ahmadi.

Wakasal juga mengungkapkan, selama ini TNI AL intensif menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, depertemen, lembaga terkait, TNI dan Polri. Sehingga diharapkan arahan Presiden untuk membangun herd immunity bagi seluruh rakyat Indonesia cepat tercapai.

"Sedangkan kolaborasi TNI AL dan Kemenparekraf dalam kegiatan wisata edukasi khusus wisata bahari. Kolinlamil selain tempatnya TNI AL dalam kegiatan operasi, tetapi juga menjadi tempat yang diminati para wisatawan bahari terbukti 200 sampai dengan 300 pengunjung datang tanpa dipromosikan khususnya anak-anak sekolah dari TK sampai Mahasiswa dan masyarakat biasa," tuturnya.

Kata Laksdya Ahmadi, keberadaan para pelajar yang berkunjung inilah yang akan mendorong Kemenparekraf bekerjasama dengan TNI AL membangun wisata bahari berbasis edukasi.

"TNI AL menyambut baik program wisata bahari ini dan akan mendukung sepenuhnya dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkunjung ke kapal perang dengan terlebih dahulu mengirimkan surat permohonan berkunjung," katanya.

Ditambahkannya juga bahwa untuk kunjungan ke militer ini tidak sulit. Hanya perlu mengirimkan surat permohonan dari sekolah mana, seminggu atau 2 minggu sebelumnya, seperti yang dilaksanakan di Armada II atau Kotama-kotama TNI AL lainnya."Jadi, tidak sulit," tegas Wakasal.

Dalam kegiatan vaksinasi go to school , dilaksanakan juga peresmian Monumen Jaladhimantri Nala atau yang lebih dikenal dengan Laksamana Nala seorang Panglima Laut Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Monumen itu berupa sbuah patung setinggi 3,6 meter yang dibuat seniman pematung Tabanan Bali, I Ketut Sudiarta. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kemenparekraf dan Wakasal yang dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata.

Artikel Asli