UIN Malang Fokus Gelar Perkuliahan Daring

Nasional | republika | Published at Rabu, 01 September 2021 - 16:02
UIN Malang Fokus Gelar Perkuliahan Daring

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah mengumumkan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah bisa dilakukan di wilayah dengan level PPKM 1, 2, dan 3. Beberapa sekolah dasar dan menengah pun mulai mengaplikasikan hal tersebut pekan ini.

Namun demikian, keputusan yang sama tidak diambil Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Rektor UIN Malang, Prof. M. Zainuddin, menyebut untuk semester ini, mahasiswa termasuk yang baru masuk akan menjalankan perkuliahan 100 persen daring.

"Jadi sudah kami putuskan, untuk semester ini kuliahnya masih full online. Jadi mahasiswa masih dari jarak jauh," kata dia saat dihubungi Republika, Rabu (1/9).

Ia menyebut, keputusan ini diambil mengingat kondisi yang masih belum mengizinkan, terkait penyebaran dan infeksi Covid-19. Wilayah Malang Raya sendiri baru diturunkan level PPKMnya dari Level 4 ke Level 3 pada keputusan yang diumumkan 30 Agustus lalu.

Prof Zainuddin menekankan, perkuliahan daring ini telah berjalan selama hampir tiga semester. Persediaan dan persiapan baik dari perangkat elektronik maupun jaringan telah dilakukan dengan semaksimal mungkin, sehingga diharapkan tidak ada kendala ke depannya.

"Sementara ini mahasiswa dan wali menerima kuliah secara daring. Mereka memahami kondisi yang ada," lanjutnya.

Sejauh ini, ia menyebut kegiatan pemberian materi di dalam kelas memang masih dilakukan secara virtual. Namun, bagi mahasiswa yang memerlukan kegiatan praktikum, hal ini dilakukan secara luring atau 'offline'.

Proses praktik wajib dilakukan dengan memenuhi protokol kesehatan (prokes). Salah satu fakultas yang melakukan kegiatan praktik disebut merupakan fakultas kedokteran, dimana tidak bisa digantikan dengan boneka atau AI.

Mengingat level PPKM di wilayah Malang Raya yang baru turun, ia merasa setiap keputusan harus dilakukan dengan koordinasi terlebih dahulu dengan Satuan Tugas (Satgas) Kota Malang. Meski demikian, ia berharap semester depan perkuliahan sudah bisa dilakukan secara tatap muka.

Artikel Asli