Wali Kota Surabaya Yakinkan Tak Ada Klaster Pelajar saat PTM

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 01 September 2021 - 15:29
Wali Kota Surabaya Yakinkan Tak Ada Klaster Pelajar saat PTM

JawaPos.com Beberapa kekhawatiran muncul menjelang pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SD dan SMP di Surabaya yang akan dimulai pekan depan. Salah satunya, khawatir akan muncul klaster sekolah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjamin tidak akan ada klaster sekolah yang ditimbulkan dari PTM. Sebab, PTM yang dilangsungkan mulai Senin (6/9) di seluruh SD dan SMP di Surabaya akan dilakukan dengan jumlah terbatas.

Dengan model (aturan) seperti di Inmendagri insya Allah bisa mengeliminir klaster sekolah, tutur Eri saat meninjau vaksinasi pelajar di SMAN 21 Surabaya.

Untuk itu, dia menekankan pada seluruh siswa, guru, dan tenaga pendidik di Surabaya untuk tetap mematuhi aturan Inmendagri. Aturan PTM terbatas itu, lanjut dia, akan tetap aman bila seluruh pihak tetap patuh.

Makanya jangan dilanggar. Kalau asesmen lolos dan nggak dilanggar, nggak akan ada apa-apa, ucap Eri.

Asesmen akan dilakukan menjelang PTM berlangsung. Sebenarnya, asesmen sudah dilakukan sejak rencana PTM pada Juli.Tapi kan kemarin sempat naik lagi (Juli-Agustus). Jadi ditunda. Ini akan asesmen ulang supaya bisa lebih jelas, kata Eri.

Dari asesmen itu, Pemerintah Kota Surabaya akan mengetahui sekolah mana saja yang sudah siap melaksanakan PTM. Asesmen digunakan sebagai penanda bahwa sekolah tersebut sudah memenuhi semua indikator untuk PTM.

Kan harus dilakukan cek ulang. Kalau dari asesmen sebelumnya udah ada wastafel, sekarang harus cek lagi wastafelnya fungsi atau enggak. Lha yaopo ( gimana ) kalau ada wastafel tapi banyune gak metu (airnya tidak keluar)? Harus cek ulang semua, papar Eri.

Untuk itu, dia meminta seluruh pihak bersama-sama menegakkan protokol kesehatan. Sehingga pelaksanaan PTM bisa tetap berlangsung.

Saya terima kasih warga Surabaya sudah menjaga diri dan protokol kesehatan. Tapi harus ingat untuk tetap dijaga dan jangan euforia karena sekolah sudah buka, ucap Eri.

Artikel Asli