Ternyata Tak Semua Pembalap Antusias Saat Dapat Tawaran Tim MotoGP

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 01 September 2021 - 15:18
Ternyata Tak Semua Pembalap Antusias Saat Dapat Tawaran Tim MotoGP

JawaPos.com Ternyata tidak semua pembalap grand prix antusias saat mendapat tawaran tampil di kelas tertinggi alias MotoGP.

Hal itu terjadi kepada pembalap Moto2 dari tim Petronas Sprinta Racing Xavi Vierge.

Motorsport melaporkan, pembalap 24 tahun asal Spanyol itu menolak tawaran Yamaha untuk tampil di kelas MotoGP pada balapan selanjutnya, GP Aragon, pada 12 September mendatang bersama tim satelit Yamaha Petronas Yamaha SRT.

Langkah tersebut diambil Vierge karena merasa tampil hanya sekali di MotoGP tak berpengaruh apa-apa untuk masa depannya di pentas grand prix saat ini.

Dia merasa menerima tawaran itu malah akan mengganggu kariernya. Terlebih, kesempatannya tampil di MotoGP 2022 hampir pasti sudah tertutup, tulis Motorsport dalam laporan mereka.

Vierge semakin yakin dengan keputusan itu setelah melihat performa rekan setimnya, Jake Dixon, saat tampil di MotoGP bersama Petronas Yamaha SRT di GP Inggris akhir pekan lalu. Menggunakan motor milik Franco Morbidelli, Dixon sulit bersaing dan hanya finis di posisi ke-19.

Sebelum Dixon, pembalap tes Yamaha Cal Crutchlow yang tampil dengan motor Morbidelli di GP Styria dan GP Austria juga mendapat hasil tidak maksimal. Dia hanya finis di posisi ke-17. Morbidelli sendiri masih absen dari balapan akibat cedera lutut.

Di sisi lain, Yamaha sudah memastikan bahwa tim satelit mereka bakal memiliki pembalap anyar, yakni Andrea Dovizioso, mulai GP San Marino (19/9). Dovizioso pun disiapkan menjadi pembalap utama tim satelit Yamaha yang baru mulai musim depan.

Sangat mungkin tandem Dovizioso di tim tersebut adalah Darryn Binder yang saat ini merupakan pembalap Moto3 di tim milik SRT. Vierge sendiri mulai melirik tampil di ajang World Superbike bersama Honda pada 2022.

Artikel Asli