Tok! Perry Warjiyo Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum ISEI

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 14:43
Tok! Perry Warjiyo Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum ISEI

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo kembali terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) periode 2021-2024. Perry terpilih secara aklamasi dalam Kongres ISEI 2021, di Makassar, Rabu (1/9).

Dalam pidatonya usai terpilih, Perry menekankan tiga hal yang perlu dilakukan ISEI ke depan. Pertama, menerima amanah sebagai Ketua Umum ISEI merupakan tujuan mulia untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, ekonomi, rakyat, dan juga bagi seluruh pengurus dan anggota ISEI.

"Kedua, kami akan terus berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh pengurus dan anggota baik pusat maupun di seluruh cabang, serta berbagai elemen lainnya," katanya.

Ketiga, ia akan melanjutkan program-program penguatan ISEI dengan berlandaskan kapal yang sudah dibangun. Serta terus berlayar melaju untuk berkontribusi di berbagai kebijakan, baik di bidang akademik maupun pengabdian kepada masyarakat. Mari kita bersinergi membangun ISEI yang lebih memberikan kontribusi nyata bagi negeri," ajak Perry.

Ia menegaskan, kehadiran ISEI juga terus diperkuat dalam mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Ia menggaribawahi, pemulihan ekonomi akan terus berlangsung dan Insya Allah akan semakin baik.

"Yang tak kalah penting juga memperkuat reformasi transformasi struktural yaitu hillirisasi juga pengembangan ekonomi UMKM, pertanian secara khusus untuk sustainability finance . Mendorong ekonomi tak hanya jangka pendek tapi juga jangka panjang secara inklusif," tegasnya.

Termasuk peran dari digital banking, sistem pembayaran yang terus ditingkatkan penggunaannya bagi kebutuhan masyarakat. Adaptasi teknologi secara masif kini tengah berlangsung, sebagai salah satu dampak dari pandemi Covid-19.

Ia akan melanjutkan program-program kebijakan dengan berlandaskan pada empat strategi pokok. Pertama, penguatan sinergi untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Kedua, penguatan strategi untuk mendorong inovasi dan implementasi kebijakan reformasi struktural dalam mencapai Indonesia Maju.

Ketiga, percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan, dan bidang bidang lain (pendidikan, kesehatan, sosial) secara menyeluruh. Keempat, optimalisasi program pemberdayaan (empowerment) pengurus dan anggota ISEI di pusat dan daerah.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus ISEI, baik di pusat maupun daerah atas pencapaian dan kontribusi selama tiga tahun terakhir. Menurut Perry, ada beberapa milestones keberhasilan tersebut. Di antara lainnya, penguatan AD/ART yang lebih terstruktur, terpadu dan forward looking. Kemudian, perwujudan LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi) yang secara aktif telah beroperasi.

Selain itu, Penerbitan Kajian Kebijakan Publik (KKP) sebagai sumbangsih pemikiran ISEI White Paper kepada pemerintah, dan relaunching Indonesian Economic Jurnal (IEJ), serta penguatan kerja sama dengan Lembaga terkemuka baik di tingkat regional maupun internasional.

ISEI dibentuk dan didirikan pada 14 Januari 1955 di Jakarta, yang sekaligus merupakan tempat kedudukan pengurus pusat, dengan cabang-cabang di seluruh wilayah Indonesia. ISEI adalah organisasi profesi yang berdasarkan pada kesarjanaan dan tidak mengikatkan diri pada partai politik dan organisasi politik manapun. [ DWI ]

Artikel Asli