BRI Micro and SME Index: Vaksinasi & Prokes Kunci Kebangkitan UMKM

Nasional | radarjogja | Published at Rabu, 01 September 2021 - 14:49
BRI Micro and SME Index: Vaksinasi & Prokes Kunci Kebangkitan UMKM

RADAR JOGJA Iklim bisnis di sektor UMKM dinilai bisa cepat recovery sepanjang kuartal III 2021, jika dampak dari penyebaran varian Delta virus Covid-19 bisa ditekan dan aktivitas ekonomi tumbuh bergulir dengan memperhatikan protokol kesehatan , setelah vaksinasi masif dilakukan pemerintah . Hal ini dapat dilihat dari hasil BRI Micro & SME Index (BMSI) yang memberi gambar an umum kondisi UMKM di Indonesia setiap kuartal . BMSI adalah indeks pertama yang merekam kondisi UMKM secara rutin di Indonesia. Melalui indeks ini , bisa diketahui bagaimana kinerja pelaku UMKM pada kuartal tertentu , serta ekspektasi mereka dalam kurun 3 bulan ke depan .

Direktur Riset BRI Research Institute Anton Hendranata mengatakan sebenarnya kondisi pelaku UMKM semakin membaik dan optimistis pada kuartal II tahun 2021. Menurutnya , pada kuartal II 2021 indeks pelaku UMKM yang ditunjukkan BRI Micro and SME Index (BMSI) meningkat signifikan dari posisi kuartal I 2021, yakni dari level 93 menjadi 102,6. Optimisme pada kuartal II 2021 tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak pandemi Covid-19 melanda . Sebelumnya , sejak awal pandemi hingga kuartal I 2021 indeks BMSI selalu ada di zona pesimis atau di bawah 100.

Optimisme pelaku UMKM pada kuartal II 2021 didukung oleh aktivitas masyarakat yang meningkat signifikan karena turunnya penyebaran Covid-19 dan vaksinasi yang cakupannya meluas . Iklim usaha UMKM pada periode tersebut pun ter dongkrak peningkatan produksi untuk memenuhi permintaan pada Ramadan dan perayaan Idul Fitri . Kemudian diperkuat panen raya tanaman bahan makanan dan kenaikan harga komoditas . Selain itu , stimulus berupa penghapusan PPN rumah tapak dan rumah susun yang menguntungkan industri konstruksi sebagai sektor padat karya .

Namun optimisme pelaku UMKM sempat meluruh memasuki kuartal III tahun ini . Sebabnya , kata Anton, varian Delta memperburuk dampak pandemi sehingga pemerintah membatasi interaksi masyarakat termasuk kegiatan ekonomi secara langsung . Hal ini membuat indeks ekspektasi pelaku UMKM menurun menjadi 88,1.

Hal ini berarti jika pendemi bisa dikendalikan dan aktivitas masyarakat kembali berangsur n ormal, maka ekspektasi pelaku UMKM dapat meningkat lagi secara cepat . Kita masih punya peluang besar untuk membalikkan keadaan ini , kata Anton yang juga selaku Chief Economist BRI. Anton pun menekankan , harapan , dan ekspektasi pelaku UMKM sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dalam mengatasi pandemi dan menekan penyebaran virus Covid-19.

Survei BMSI kuartal II 2021 dilakukan di 33 provinsi dengan jumlah responden sebanyak 6.009 nasabah UMKM. Jumlah responden ini naik 7,5% dari survei kuartal I lalu yaitu 5.588 nasabah . Adapun margin of error sekitar 1,3%, metode sampling yakni stratified systematic random sampling , dengan periode survei mulai 28 Juni 30 Juli 2021.

Dalam kesempatan terpisah , Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa dari hasil riset BMSI pelaku UMKM tersebut , yang terpenting saat ini adalah bagaimana second wave pandemi Covid ini dapat segera diatasi sehingga kondisi ekonomi nasional pada kuartal ketiga 2021 dapat segera membaik , kata dia ,

BRI pun siap membalikkan kondisi agar pelaku UMKM lebih optimistis . Menurut Sunarso strateginya ada dua . Pertama , membangun ketahanan terhadap kesehatan . Salah satu upaya konkret BRI adalah membantu program vaksinasi pemerintah . Untuk mempercepat pemulihan ekonomi , mau tidak mau kita harus melakukan vaksinasi , karena krisis kali ini game changer nya adalah di bidang k esehatan , dengan dicapainya kekebalan kelompok melalui vaksinasi maka pandemi akan dapat diatasi sehingga aktivitas perekonomian dapat kembali berjalan normal, ungkap Sunarso .

Kedua , adalah membangun ketahanan ekonomi yang pertumbuhannya diakselerasi melalui stimulus yang tepat . Dari sisi perbankan , pihaknya siap memacu pertumbuhan kredit . Salah satu faktor yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi itu adalah pertumbuhan kredit itu sendiri . Menurut saya ini yang simultan saja kita lakukan , ujarnya menegaskan .

BRI telah memetakan sektor-sektor strategis terkait UMKM yang bisa memutar laju ekonomi setelah menyerap kredit . Dari riset pihaknya , sektor-sektor tersebut adalah manufaktur , pertanian , kehutanan , perikanan , dan yang paling dominan adalah akomodasi serta makanan juga minuman . Sektor-sektor tadi itu memiliki kontribusi yang besar terhadap PDB. Yang kedua kontribusi yang besar terhadap penyerapan tenaga kerja , pungkas Sunarso . (*/sat)

Artikel Asli