Pemkab Sidoarjo Bakal Naikkan Tarif Venue Olahraga

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 01 September 2021 - 14:08
Pemkab Sidoarjo Bakal Naikkan Tarif Venue Olahraga

JawaPos.com DPRD dan Pemkab Sidoarjo tengah membahas kenaikan tarif venue olahraga milik pemkab karena dinilai terlalu murah. Sudah sejak 2012, tarif tersebut belum pernah direvisi. Rencananya, ada kajian untuk menyesuaikan tarif dengan kondisi saat ini.

Komisi B DPRD Sidoarjo mengusulkan untuk merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2012 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga. Karena beda kondisi dengan dulu saat perda lama dibuat, ujar anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Wahyudin Zuhri. Kini perekonomian masyarakat sudah berkembang. Sedangkan tarif arena olahraga masih minim. Karena itu, dibutuhkan penyesuaian.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Sidoarjo Djoko Supriyadi menyebutkan, untuk menaikkan tarif, memang dibutuhkan landasan perda. Sedangkan perda yang dipakai adalah perda 2012. Sudah hampir sepuluh tahun. Itu kalau dikaitkan dengan kondisi sekarang sudah beda jauh, katanya. Karena itu, menurut dia, memang dibutuhkan perda baru. Karena kurang masuk akal, ucapnya.

Biaya perawatan, ungkap Djoko, cukup besar. Menurut dia, seluruh tarif semua venue olahraga milik pemkab butuh direvisi. Mulai GOR tenis indoor , lapangan besar GOR, Lapangan (Stadion) Jenggolo, kolam renang, lapangan Pucang, dan lainnya. Naik berapa persen? Djoko belum bisa menyebut harga. Sebab, dibutuhkan kajian khusus. Paling gampang, mengikuti inflasinya. Nominalnya akan diusulkan setelah pembahasan lebih lanjut dengan dewan dan lainnya, terang dia.

Sebagai contoh, berdasar Perda 2012 itu, tarif pemakaian kolam renang GOR Sidoarjo untuk Senin sampai Jumat (sekali masuk) adalah dewasa Rp 5.000 dan anak-anak Rp 4.000. Sedangkan untuk Sabtu, Minggu, dan hari besar (sekali masuk): dewasa Rp 6.500 dan anak-anak Rp 5.500.

Artikel Asli