Pendapatan Daerah Tubaba di APBDP 2021 Diproyeksikan Rp920 Miliar

Nasional | lampung.rilis.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 13:30
Pendapatan Daerah Tubaba di APBDP 2021 Diproyeksikan Rp920 Miliar

Pendapatan daerah dalam APBD Perubahan (APBDP) Tulangbawang Barat 2021 diproyeksikan Rp920,18 miliar atau naik Rp14,7 miliar dari APBD murni 2021.

Struktur APBDP diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp55,52 miliar. Sementara dalam APBD murni Rp39,56 miliar.

Penurunan terjadi pada p endapatan transfer, dari semula Rp830,1 miliar menjadi Rp823,3 miliar.

Namun ini diimbangi kenaikan lain-lain pendapatan daerah yang sah, dari Rp35, 79 miliar menjadi Rp41,31 miliar.

Untuk belanja dipro yeksikan Rp991,23 miliar dari semula pada APBD murni Rp884,96 miliar.

Ini terdiri dari belanja operasional yang tadinya Rp548,08 miliar menjadi Rp592,76 miliar.

Sedangkan, belanja modal naik dari Rp190,83 miliar menjadi Rp251,81 miliar.

Untuk belanja tidak terduga turun dari Rp5 miliar ke angka Rp2 miliar.

Sementara, belanja transfer semula Rp141,05 miliar bertambah menjadi Rp144,16 miliar.

Dari sisi penerimaan pe mbiayaan daerah, pada APBD 2021 sebesar Rp18 miliar, kini Rp109,66 miliar.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah diproyeksikan Rp38,61 miliar dari Rp38,5 miliar.

Hal ini terungkap dalam r apat paripurna DPRD Tubaba di ruang paripurna DPRD setempat, Rabu (01/09/2021).

Agendanya, pembicaraan tingkat I atas Raperda APBD Perubahan 2021 dan penyampaian KUA-PPAS APBD 2022.

Rapat dihadiri Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan dan diikuti secara virtual oleh Forkopimda dan Sekkab Novriwan Jaya.

Dalam sambutan Bupati Tubaba Umar Ahmad, yang dibacakan Fauzi Hasan, bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dewan.

Serta berharap semua dapat saling bahu-membahu menghadapi permasalahan perekonomian nasional dan daerah akibat pandemi Covid-19.

"Dengan upaya meningkatkan, menggali,,dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan daerah," paparnya.

Selain itu, sambung dia, seraya terus melakukan upaya pengelolaan APBD secara lebih cermat, efisien, efektif, transparan, dan akuntabel. (*)

Artikel Asli