Pandemi Covid-19, Kemenkominfo Dukung Konten Kreator lebih Produktif

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 01 September 2021 - 13:21
Pandemi Covid-19, Kemenkominfo Dukung Konten Kreator lebih Produktif

JawaPos.com Dirjen Aplikasi Informatika yaitu Semuel A. Pangerapan berharap kalangan Generasi milenial yang berperan sebagai konten kreator harus cakap dalam digital. Tujuannya agar mampu meningkatkan produktifitas di era pandemi Covid-19.

Karena dengan cakap digital, generasi milenial yang berperan sebagai konten kreator dapat lebih memahami penggunaan media digital dengan bijak serta dengan menyuguhkan konten dalam platform media yang bermanfaat, ujar Samuel dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator di Jakarta.

Dalam webinar yang digelar oleh Kemenkominfo itu hadir juga narasumber lainnya Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PAN Ahmad Rizki Sadig dan Brand Ambassador Traveloka, Tarnando Ete.

Samuel juga mengatakan, salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan tersebut menjadi tingkatan dasar yang paling krusial dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi saat ini.

Untuk itu, masyarakat digital diharapkan mampu memajukan Indonesia melalui konten media yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia, ujar Samuel sebagaiman dikutip dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Rabu (1/9).

Karena itu, senada dengan Samuel, pegiat konten di media sosial Tarnando Ete mengatakan, generasi milenial saat ini harus pintar dan bijak dalam memanfaatkan media sosial sebagai lapak untuk meningkatkan produktifitas di tengah pandemi saat ini.

Anak muda harus memiliki rasa percaya diri untuk memulai menjadi konten kreator dan membuat konten sesuai dengan minatnya masing-masing, namun dalam koridor yang baik dan sesuai kepribadian bangsa, kata dia.

Sementara itu, Rizki Sadig menyampaikan, untuk menunjang infrastruktur digital, pemerintah bersama seluruh pembuat regulasi akan mempercepat pembangunan infrastruktur digitalisasi dan tentunya disesuaikan dengan berbagai tantangan di Indonesia saat ini.

Pembuatan regulasi tersebut diharapkan dapat mempertegas masyarakat dalam penggunaan media digital dengan baik dan benar, ujarnya.

Artikel Asli