PKS Anggap Percepatan Vaksinasi Masih Jauh Dari Harapan

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 01 September 2021 - 11:46
PKS Anggap Percepatan Vaksinasi Masih Jauh Dari Harapan

JawaPos.com Anggota DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Alifudin menegaskan bahwa partainya tetap konsisten pada sikap sebagai oposisi dan menyikapi biasa saja banyak ketum partai politik yang memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun para ketua umum partai politik koalisi pemerintah memuji Presiden Jokowi dalam mengatasi pandemi Covid-19 di tanah air. Termasuk dalam penanganan ekonomi.

PKS tetap bersama rakyat serta terus melayani rakyat sebagai opisisi pemerintah, karena kekuasaan itu perlu di kritik dan diawasi, agar tidak adanya kekuasaan absoulut pada rezim sekarang ini ujar Alifudin kepada wartawan, Rabu (1/9).

Menurut Alifudin sangat wajar para ketua umum parpol tersebut mengapresiasi Jokowi. Karena mereka ada dalam gerbong koalisi pemerintah. Namun kenyataanya banyak rakyat yang kecewa terhadap pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 ini.

Sah-sah saja para ketua umum Partai koalisi pemerintah memuji pemerintah dalam penanganan Covid 19, karena bagian dari koalisi pemerintah, tapi kita liat banyak mural yang beredar, apa rakyat memuji juga?, katanya.

Alifudin pun juga mengungkapkan, masih banyak kekurangan pemerintah dalam menyelesaikan penanganan Covid-19 di Indonesia ini, dan saat awal virus korona masuk juga sangat lambat dalam mengambil kebijakan.

Kalau mau di urut satu-satu, banyak sekali kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat apalagi percepatan penanganan Covid-19, kalau yang masih teringat sampai sekarang disaat awal Covid-19 datang ke Indonesia, ungkapnya.

Selain itu politikus PKS ini megatakan, percepatan vaksinasi Covid-19 masih jauh dari harapan, apalagi soal pejabat yang sudah vaksin booster. Padahal itu diperuntukan untuk tenaga medis.

Kami mengajak kepada masyarakat agar sama-sama mengawal kebijakan pemerintah dan menyuarakan aspirasinya tentang penanganan pandemi Covid-19, jangan takut kalau benar dan sesuai data, karena keadilan serta kebenaran akan selalu menang, pungkasnya.

Artikel Asli