Sembunyi dari Taliban, Penerjemah Meminta Tolong Joe Biden

Nasional | republika | Published at Rabu, 01 September 2021 - 10:51
Sembunyi dari Taliban, Penerjemah Meminta Tolong Joe Biden

IHRAM.CO.ID,Seorang penerjemah Afghanistan yang membantu dalam penyelamatan Senator Joe Biden dan dua senator lainnya pada 2008 dari sebuah lembah di Afghanistan termasuk di antara ribuan yang tertinggal ketika panglima tertinggi menarik pasukan AS keluar dari negara yang diperangi. Ia kini mengaku bersembunyi dan ingin meninggalkan Afghanistan yang sekarang berada di tangan Taliban.

Mohammed, yang nama belakangnya belum terungkap karena masih bersembunyi, memberikan pesan kepada Presiden Biden melalui Wall Street Journal, Selasa. "Halo Pak Presiden: Selamatkan saya dan keluarga saya," katanya. Jangan lupakan aku di sini.

Penerjemah ini bersembunyi dari Taliban setelah mencoba melarikan diri dari Afghanistan selama bertahun-tahun. Dia dan keluarganya termasuk di antara banyak sekutu Afghanistan yang tidak dapat mengevakuasi negara itu pada saat pasukan AS menyelesaikan penarikan penuh mereka pada Senin malam kemarin.

Ditanya tentang nasib si penerjemah itu, Selasa kemarin, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan bahwa dia menghargai peran pria itu dalam membantu menyelamatkan presiden dan AS akan mencoba membantunya meninggalkan Afghanistan.

Pesan kami kepadanya adalah terima kasih telah berjuang di sisi kami selama 20 tahun terakhir. Terima kasih atas peran yang Anda mainkan dalam membantu sejumlah orang favorit saya keluar dari badai salju dan untuk semua pekerjaan yang Anda lakukan, kata Psaki pada konferensi pers hariannya.

Dia menambahkan: Komitmen kami abadi tidak hanya untuk warga Amerika, tetapi untuk mitra Afghanistan kami yang telah berjuang di pihak kami dan upaya serta fokus kami saat ini adalah menuju ke fase diplomatik. Kami akan mengeluarkanmu. Kami akan menghormati layanan Anda.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken, yang pada saat itu merupakan ajudan Komite Hubungan Luar Negeri Senat, juga diselamatkan oleh misi tersebut. Blinken sekarang bertanggung jawab atas upaya diplomatik untuk menyelamatkan orang Amerika yang tersisa dan warga Afghanistan yang berisiko

Selain Biden saat itu senator John Kerry dan Chuck Hagel juga berada di atas sepasang helikopter Black Hawk Angkatan Darat AS yang terpaksa mendarat di pegunungan karena badai salju. Setelah selamat dari cobaan itu, Hagel kemudian menjadi menteri pertahanan dari 2013-2015. Kerry adalah menteri luar negeri dari 2013-2017 dan saat ini menjadi utusan pemanasan global Biden.

Pada tahun 2008, Mohammed adalah seorang penerjemah berusia 36 tahun yang bekerja dengan Angkatan Darat AS dan bergabung dengan iring-iringan mobil menanggapi seruan para senator untuk meminta bantuan. Menurut tentara, kelompok itu menerjang lebih dari 100 kali baku tembak di lembah.

John Kerry dan Joe Biden selama kunjungan mereka ke Asad Abad, ibu kota provinsi Kunar, Afghanistan, pada 21 Februari 2008. AP

Mohammed tidak dapat keluar dari Afghanistan meskipun berhasil menyelamatkan delegasi elit Amerika. Dan dilaporkan diberitahu di gerbang bandara Kabul bahwa dia akan diizinkan untuk melarikan diri, tetapi tanpa istri dan anak-anaknya.

Pada bulan Juni, Letnan Kolonel Andrew R. Till memberikan dukungan untuk aplikasi juru bahasa untuk Visa Imigran Khusus setelah macet karena kontraktor pertahanan kehilangan catatan yang diperlukan. Pelayanannya yang tanpa pamrih kepada pria dan wanita militer kami adalah jenis layanan yang saya harap lebih banyak orang Amerika tunjukkan, tulis Till.

Shawn O'Brien, seorang veteran Angkatan Darat yang bekerja dengan Mohammed pada 2008, juga meminta pejabat AS untuk membantu Mohammed meninggalkan negara itu.

Jika Anda hanya dapat membantu satu orang Afghanistan, pilih [Mohammed], kata O'Brien, per Journal.

Pada hari Selasa, Mohammed tetap bersembunyi, mengatakan, Saya tidak bisa meninggalkan rumah saya. Saya sangat takut. Biden sering menyebutkan penyelamatan selama kampanye presiden 2008, dengan mengatakan, "Jika Anda ingin tahu di mana Al Qaeda tinggal, Anda ingin tahu di mana [Osama] bin Laden berada, kembalilah ke Afghanistan bersama saya."

Kembalilah ke daerah di mana helikopter saya dipaksa turun di tengah pegunungan itu. Aku bisa memberitahumu di mana mereka berada, kata Biden kala itu.

Selasa kemarin memang menjadi hari yang menandai berakhirnya perang terpanjang Amerika, yang berlangsung 19 tahun dan 47 minggu. Perang ini menelan biaya sekitar $2 triliun dan merenggut nyawa hampir 2.500 tentara AS dan sekitar 240.000 warga Afghanistan.

Saat ini memang ribuan orang bergegas meninggalkan negara itu sebelum batas waktu tersebut. Menurut pejabat AS, Pasukan Amerika membantu mengevakuasi 79.000 warga sipil dengan pesawat militer AS sejak 14 Agustus termasuk 6.000 warga Amerika dan 73.500 warga Afghanistan dan negara ketiga.

Upaya evakuasi sempat terhenti Kamis ketika dugaan serangan bom bunuh diri ISIS mengguncang bandara Kabul, menewaskan 13 anggota militer AS dan hampir 200 warga Afghanistan. Akhirnya, dari Pentagon mengeluarkan keputusan bila beberapa ratus orang Amerika tetap berada di negara itu setelah penarikan.

Artikel Asli