Satu Orang Tewas Gayus Prihatin Bentrokan Di Unkris Di Masa Pandemi Covid-19

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 10:25
Satu Orang Tewas Gayus Prihatin Bentrokan Di Unkris Di Masa Pandemi Covid-19

Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Krisnadwipayana (Unkris), Gayus Lumbuun mengaku, prihatin terjadinya bentrokan di lingkungan kampus Unkris, yang menewaskan satu orang di tengah pandemi Covid-19.

Aksi anarkis ini harusnya bisa dicegah di masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diputuskan oleh Presiden Jokowi. Kampus diserang dan didatangi dengan cara yang kurang baik. Aksi ini juga membuat takut civitas akademika dan masyarakat di wilayah Jatiwaringin Pondok Gede, kata Gayus menyikapi peristiwa bentrokan di Unkris kepada Rakyat Merdeka , Rabu (1/9)

Untuk itu, mantan Hakim Agung ini meminta aparat Kepolisian Kota Bekasi, bergerak cepat (gercep) mengusut masalah premanisme inidemi keselamatan anak bangsa. Ia berharap pelaku penyerangan di kampus segera ditangkap.

Polisi harus mengambil langkah tepat dan cepat mengusut siapa korban dan siapa pelaku yang menggerakan aksi premanisme di lingkungan kampus sesuai ketentuan hukum yang berlaku, pintah Gayus, yang juga kader PDI Perjuangan ini.

Mantan anggota Komisi Hukum DPR ini menduga peristiwa bentrokan yang menewaskan satu orang ini dipicu adanya ketidakpuasan oleh mantan rektor atas pergantian jabatan di kampus. Namun Gayus menyerahkan masalah ini kepada aparat kepolisian.

Saya yakin dengan tekad presisi Kapolri, masalah ini bisa ditangani dengan cepat sesuai fakta hukum yang ada, tandasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Pondok Gede Kompol, Puji Hardi menyebut peristiwa bentrokan yang terjadi di lingkungan Universitas Krisnadwipayana, Pondok Gede, Kota Bekasi, diduga dipicu permasalahan internal kampus.

"Ini masalah internal yang akhirnya diperalat dengan orang-orang yang haus dengan jabatan.Jadi kasihan anak-anak kampus, anak-anak mahasiswa jadi akhirnya terbawa-bawa," kata Kapolsek. [MFA]

Artikel Asli