Norwegia vs Belanda: Momentum Merevitalisasi Relasi

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 01 September 2021 - 10:35
Norwegia vs Belanda: Momentum Merevitalisasi Relasi

JawaPos.com Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa sudah berjalan tiga matchday .

Namun, buat Belanda, matchday keempat grup G tak ubahnya sebuah titik awal.

Pasca-Euro 2020 lalu, estafet kepelatihan dari Frank de Boer kepada Louis van Gaal baru terjadi.

Oranje sebutan timnas Belanda akan bertandang ke markas timnas Norwegia dalam matchday keempat dini hari nanti (2/9) di Ullevaal Stadion ( siaran langsung Mola TV pukul 01.45 WIB ).

Nah, laga tersebut akan menandai debut periode ketiga Van Gaal bersama Belanda (20002002, 20122014, dan 2021).

Tugas berat sudah menanti Van Gaal setelah Belanda gagal lolos Piala Dunia 2018.

Apalagi, Van Gaal merupakan pelatih yang membawa Belanda meraih peringkat ketiga di Brasil tujuh tahun yang lalu.

Debut Van Gaal pantas dinanti.

Apakah setelah menyatakan pensiun pada 2016 dirinya masih bisa membawa Belanda lolos ke Piala Dunia 2022.

Anda akan melihat perbedaannya (taktik Belanda dari pelatih sebelumnya, Red). Kini, tidak melulu 4-3-3, ucap Van Gaal seperti dilansir Netherlands News Live terkait formasi andalannya dengan trisula pemain depan.

Dan, salah satu personel lini depan pelatih 70 tahun itu adalah Memphis Depay.

Van Gaal tidak asing dengan striker FC Barcelona tersebut lantaran pernah menjadi pemainnya ketika melatih United pada musim 20152016.

Hanya, memori yang tertinggal dalam kerja sama singkat itu bukan kenangan manis.

Depay saat itu sulit beradaptasi dengan iklim Premier League.

Dia lebih sering dipasang Van Gaal sebagai wide attacker kiri dengan hanya menyumbang 6 gol dan 8 assist dalam 37 laga di semua ajang.

Kala itu, Van Gaal belum menyadari potensi hebat Depay sebagai striker.

Dan, kebetulan skuad Setan Merah julukan United masih diperkuat Wayne Rooney.

Rooney merupakan pemain nomor 9 utama United dan tak tergeser posisinya.

Meski, ketika dipasang sebagai striker, Depay langsung mencetak satu gol ketika melawan Watford pada matchweek ke-13 musim 20152016.

Lantaran dicap gagal berkembang, Depay langsung dilepas ke Olympique Lyon.

Bersama Lyon, Depay meledak dan membuktikan talenta hebatnya sebagai striker selain wide attacker .

Dari 73 laga di semua ajang menjadi striker, pemain 27 tahun itu mencetak 31 gol dan mencatat 25 assist .

Hal itu berbanding lurus dengan penampilannya bersama Belanda.

Dari 28 golnya sejauh ini untuk Oranje, 17 gol terjadi ketika Depay menjadi ujung tombak penyerangan tim.

Serangkaian fakta tersebut memperkuat kans bahwa keberadaan Van Gaal saat ini bisa memperbaiki relasi di antara mereka yang sempat merenggang ketika sama-sama di United.

Tetapi, Depay juga harus berterima kasih kepada Van Gaal.

Sebab, dialah yang memberikan kesempatan kepadanya menjalani debut bersama Belanda.

Yakni, ketika tampil pada injury time menggantikan Jeremaine Lens saat Belanda mengalahkan Turki 2-0 dalam kualifikasi Piala Dunia 2014.

Aku sedang berada di momen terbaik saat ini. Rekan setim (di FCB, Red) membantuku melalui awal musim dengan baik,

Kuharap ini terus terjaga saat aku bermain di timnas, ucap Depay yang membukukan 2 gol dan 1 assist dalam tiga laga awalnya bersama Blaugrana sebutan FCB.

Artikel Asli