eHAC Bocor, Kemenkes Jamin PeduliLindungi Aman

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 09:48
eHAC Bocor, Kemenkes Jamin PeduliLindungi Aman

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selaku pengelola aplikasi eHAC memastikan data yang ada aman setelah beralih dan terintegrasi ke aplikasi PeduliLindungi yang terbukti memiliki sistem keamanan sangat baik.

Sebelumnya, peneliti data siber vpnMentor, yakni Noam Roten dan Ran Locar menemukan fakta bahwa aplikasi lama eHAC di bawah naungan Kemenkes tidak memiliki perlindungan yang memadai.

Keduanya menggarisbawahi, bahwa dari deretan aplikasi yang dimiliki Indonesia terkait penanganan Covid-19, hanya aplikasi lama eHAC yang mudah diretas. Sementara pada aplikasi PeduliLindungi, peneliti vpnMentor tak menemukan kelemahan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes, Anas Mar'ruf mengakui, aplikasi lama eHAC memang rentan, di mana kelemahannya sebagai aplikasi yang terpisah, dikarenakan kebocoran dari pihak mitra. Namun dia menjelaskan, bahwa semua data kini telah diintegrasikan ke PeduliLindungi sudah teruji keamanannya dari lembaga nasional dan interasional.

"Data eHAC yang lama tidak terhubung dengan data yang ada di PeduliLindungi. Terkait yang baru (dalam PeduliLindungi) sudah dijamin keamanannya, sudah di pusat data nasional," ujarnya, melalui siaran pers, Selasa (31/8).

Menteri Komunikasi dan Informasi Jonny Plate mengatakan, eHAC memang rentan sebelum terintegrasi dengan Pedulilindungi. Setelah data masuk dalam PeduliLindungu, ia memastikan kemanannya terjamin. Ini dibuktikan dari hasil penelitian sejumlah lembaga digital internasional.

Bahkan dalam penelitian vpnMentor, PeduliLindungi tidak termasuk dalam situs dengan keamanan rentan.

"Berdasarkan informasi yang kami terima,eHACyang mengalami kebocoran adalah aplikasi awal yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga, sebelum dialihkan ke PeduliLindungi," ujarnya.

Terhitung sejak Juli 2021, pemerintah telah mengintegrasikan eHAC ke dalam aplikasi PeduliLindungi. Dengan kata lain, aplikasi eHAC yang lama sudah tidak dipakai. Kini, semua data terjamin keamanannya dalam satu data besar utama dalam aplikasi pedulilindungi yang dikawal lintasinstansi nasional. [ IMA ]

Artikel Asli