Saran Pakar Komunikasi, Masalah Luhut dan Haris Azhar Baiknya Diselesaikan Lewat Kopi Darat

Nasional | rmol.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 09:27
Saran Pakar Komunikasi, Masalah Luhut dan Haris Azhar Baiknya Diselesaikan Lewat Kopi Darat

RMOL.Ketegangan antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan aktivis pegiat sosial, Haris Azhar lebih baik diselesaikan melalui pertemuan tatap muka, sehingga terjadi saling tukar pikiran.

Saran ini disampaikan pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing terkait ketegangan kedua belah pihak usai munculnya YouTube dari Haris Azhar yang menyinggung Luhut.

Emrus mengurai bahwa makna dari diksi bermain pada dua kata "bermain tambang" yang jadi soal utama dalam kasus ini sangat multitafsir, subyektif, relatif, dan cair. Karena itu, argumentasi dari orang yang mengajukan somasi dan yang menjawab somasi sangat perspektif.

Kedua belah pihak seolah berada di dua kutub yang berbeda sehingga sulit mempertemukan dalam suatu makna yang mendekati sama, tegasnya kepada redaksi, Rabu pagi (1/9).

Atas alasan itu, Emrus mendorong agar Luhut dan Haris Azhar menggelar "kopi darat" untuk bertukar fakta, data, bukti dan argumentasi menuju kesepahaman untuk solusi bersama.

Atau sebaliknya mereka berdua memang mungkin ingin terus berwacana di ruang publik dengan pandangan saling berseberangan untuk tujuan tertentu dari kedua pihak yang tidak begitu bermanfaat bagi masyarakat luas, tutupnya.

Jurubicara Menko Marves Jodi Mahardi sempat memberi penjelasan bahwa somasi dilayangkan pihak Luhut karena pernyataan Haris mencemarkan nama baik Luhut. Dalam pernyataan itu, Jodi menegaskan bahwa Luhut tak bermain dalam bisnis tambang di Blok Wabu.

"Karena unggahan di channel Youtube saudara Haris Azhar dimaksud telah membentuk opini atau pernyataan-pernyataan yang tidak benar, tendesius, character assassination, fitnah, penghinaan/pencemaran nama baik dan berita bohong bahwa Pak Luhut bermain-main dalam bisnis pertambangan di Blok Wabu," kata Jodi lewat pesan singkatnya kepada wartawan, Sabtu (28/8). []

Artikel Asli