Kejar Target Vaksinasi bagi Pelajar

Nasional | radarjogja | Published at Rabu, 01 September 2021 - 09:08
Kejar Target Vaksinasi bagi Pelajar

RADAR JOGJA Vaksinasi pelajar usia di atas 12 tahun terus digencarkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menargetkan vaksinasi selesai pada 12 September mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Ery Widaryana mengatakan, hingga Selasa (31/8) vaksinasi pelajar mencapai 52,54 persen atau sebanyak 19.547 siswa. Dalam minggu ini, pihaknya menargetkan sasaran vaksinasi mencapai 2.469 siswa. Nah minggu berikutnya mulai 4 September, sasaran ditingkatkan lagi sebanyak 12.822 siswa.

Kami sudah jadwalkan setiap harinya dansasaran sekolah, ungkap Ery dalam jumpa pers Perkembangan vaksinasi bagi pelajar di pendopo parasamya pemkab Sleman, Selasa (31/8).

Untuk siswa yang dalam waktu tersebut belum mendapatkan vaksin, pihaknya tetap memfasilitasi. Nantinya dijadwalkan kembali, menyesuaikan kondisi siswa. Misal, penyintas Covid-19 belum masuk tiga bulan, bagi siswa yang berhalangan hadir saat dijadwalkan, dan lainnya. Kecuali komorbid dan dilarang melakukan vaksin, terangnya.

Berdasarkan pendataan sementara hingga 2 September mendatang, sekitar 3.400 siswa belum tervaksin. Selain berdasarkan alasan yang disebutkan pada paragraf sebelumnya, ada alasan lain siswa tidak mengikuti vaksin. Karena tidak diizinkan orangtua, ucapnya.

Ery menyebut, vaksinasi ini dilakukan untuk menyambut pembelajaran tatap muka (PTM), apabila pemerintah pusat sudah memberikan lampu hijau Pemkab Sleman, untuk membuka sekolah offline. Prinsipnya secara fasilitas sekolah siap PTM, terangnya.

Dijelaskan, vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan (tendik) rata-rata sudah di atas 90 persen. Ada 119 SMP baik negeri maupun swasta. Dengan jumlah guru seluruhnya ada 2.981. dan TU 831 orang. Hampir semua sudah tervaksin, ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya menambahkan, jika semua siswa sudah tervaksin dan bila dimungkinkan pemerintah mengijinkan PTM di buka di Kabupaten Sleman, maka sekolah siap. Kecuali bagi siswa SD yang usianya di bawah 12 tahun. Dengan demikian pembelajaran daring tetap dilaksanakan. Sembari menunggu instruksi pemerintah pusat, solusinya bagaimana, pungkasnya. (mel/bah)

Artikel Asli