203 Lingkungan di Mataram Zona Hijau Covid-19

Nasional | suarantb | Published at Rabu, 01 September 2021 - 01:30
203 Lingkungan di Mataram Zona Hijau Covid-19

Mataram (Suara NTB) Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona di Kota Mataram bisa dikatakan berhasil. Hasilnya 203 lingkungan masuk kategori zona hijau. Mempertahankan kondisi ini sangat berat. Pemerintah dan masyarakat harus saling bahu membahu.

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana menyampaikan, posisi per 28 Agustus, kasus aktif sebanyak 4,8 persen dengan angka kematian 3,3 persen dan angka kesembuhan 91,9 persen. Tren kasus mingguan pun terus menurun, setelah mencapai puncak pada 17 Juli sebanyak 590 kasus. Meskipun sempat mengalami kenaikan dan turun lagi. Posisi kasus berada pada angka 282 kasus, urai Walikota dalam sambutannya.

Meningkatnya angka kesembuhan memiliki dampak. Sejumlah 325 lingkungan masuk zona hijau. Dengan rincian, 62,5 persen atau 203 lingkungan dengan 0 kasus atau zona hijau , 1 2 kasus sebanyak 30,8 persen atau 100 lingkungan zona kuning, 3 5 kasus sebanyak 6,8 persen atau 22 lingkungan dan di atas 5 kasus sebanyak 0 persen. Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada jajaran TNI dan Polri terus mem- back up penanganan pandemi di Kota Mataram, kata Mohan.

Dikatakan, gambaran ini tentu cukup membuat optimis bahwa pandemi Covid-19 bisa dikalahkan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga jarak, memakai masker dan tetap menjaga kesehatan agar di tengah pandemi ini bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan Kota Mataram.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Usman Hadi membenarkan 62,5 persen atau sekitar 203 lingkungan zona hijau penyebaran Covid-19. Sedangkan, lingkungan lainnya zona kuning dan orange.

Dia mengakui, mempertahankan kondisi ini sangat berat. Karena itu, pencegahan penularan harus dilakukan bersama sama antara pemerintah dan masyarakat. Salah satu caranya adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sekarang ini mempertahankan itu yang berat. Tetapi mudah mudahan bisa semua zona hijau, tambahnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Mahfuddin Noor menambahkan, edukasi ke masyarakat perlu dimasifkan terutama pada penerapan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini dimaksudkan agar kebijakan pelonggaran tidak membuat masyarakat abai terhadap protokol kesehatan. Cara mempertahankan zona hijau dengan edukasi secara masif, terangnya.

Turunnya kategori pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level 4 ke level 3 bukan berarti masyarakat mengabaikan prokes. Justru,kewaspadaan perlu ditingkatkan. Di lingkungan ditempelkan pengumuman kondisi wilayah berdasarkan jumlah kasus. Informasi itu diharapkan menjadi pengingat supaya masyarakat tetap waspada. (cem)

The post 203 Lingkungan di Mataram Zona Hijau Covid-19 first appeared on SuaraNTB.
Artikel Asli