Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi, Realisasi APBN Ditargetkan Capai 70 Persen di Triwulan III 2021

Nasional | suarantb | Published at Rabu, 01 September 2021 - 01:15
Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi, Realisasi APBN Ditargetkan Capai 70 Persen di Triwulan III 2021

Mataram (Suara NTB) Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB menargetkan realisasi APBN di triwulan III 2021 mencapai 70 persen. Target tersebut bukan suatu hal yang mustahil untuk diraih dan diwujudkan.

Hal itu didasarkan pada data per 30 Agustus 2021 bahwa realisasi anggaran K/L sudah mencapai 61,55% untuk pagu sebesar Rp8,9 triliun, kata Kepala Kanwil DJPB NTB, Sudarmanto, S.E., M.M.

Pada Selasa, 31 Agustus 2021, dilaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pelaksanaan Anggaran di Aula Rapat Tambora, Kanwil DJPB Provinsi NTB. Tema dari rakorda tersebut yaitu mendorong implementasi perluasan digipay menuju pelaksanaan anggaran yang lebih berkualitas, tranparan dan akuntabel.

Acara ini diselenggarakan secara luring dan daring. Untuk luring, para pesertanya yaitu para penerima penghargaan atas kinerja pencapaian indicator kinerja pelaksanaan anggaran yang baik pada semester I tahun 2021.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Pelaksanaan Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu, Sudarso selaku keynote speech dan Noor Faisal Ahmad selaku Direktur Pengelolaan Kas Negara (PKN) Ditjen Perbendaharaan sebagai narasumber serta dibuka oleh Kepala Kanwil DJPB NTB, Sudarmanto.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJPB Provinsi NTB, Sudarmanto menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan Rakorda Pelaksanaan Anggaran ini adalah untuk memberikan dorongan bagi satuan kerja supaya bekerja cepat, efisien, extraordinary, dan berkomitmen dalam melakukan percepatan penyerapan anggaran belanja pemerintah sehingga pengelolaan anggaran mempunyai daya guna.

Direktur Pelaksanaan Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu, Sudarso mengapresiasi Kanwil DJPB NTB yang telah menyelenggarakan kegiatan rakorda dan pemberian penghargaan IKPA kepada satker yang mendapatkan nilai yang baik. IKPA merupakan evaluasi atas kinerja satker dalam pengelolaan keuangannya.

Hasil dari IKPA sebagai tolok ukur keberhasilan reformasi birokrasi di bidang keuangan negara yang pada akhirnya akan berdampak pada pemberian tunjangan kinerja. Selain itu, IKPA digunakan sebagai ukuran efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan di masing-masing satker.

Sudarso memberikan penghargaan atas capaian kinerja realisasi yang sangat tinggi di wilayah Indonesia. Dan berharap tetap dipertahankan meski ada belanja barang dan belanja bantuan sosial yang kiranya dapat diakselerasi serapannya di triwulan III 2021.

Untuk itu, dibutuhkan komitmen bersama antara para KPA, KPPN dan Kanwil DJPB NTB untuk sama-sama mempercepat belanja dan pengelolaan keuangan yang lebih berkualitas, tranparan dan akuntabel.

Direktur PKN, Noor Faisal Ahmad selaku narasumber menjelaskan tentang bagaimana modernisasi dan digitalisasi diperlukan dalam pengelolaan keuangan di era teknologi dan di masa pandemi ini. Digipay merupakan refleksi dari modernisasi pengelolaan kas negara dan terkait erat dengan digitalisasi sistem pembayaran.

Pembayaran digital menggunakan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dan/atau CMS Virtual Account. Adapun tujuan adanya digipay yaitu menyediakan sistem pembayaran pemerintah yang efisien dan efektif, mendukung efisiensi pengelolaan keuangan negara dan meningkatkan kualitas pengelolaan kas negara.

Secara konsep, Digipay mengintegrasikan tiga aktivitas/transaksi yaitu pengadaan barang/jasa, pembayaran, dan perpajakan dalam satu ekosistem.

Faisal menjelaskan, urgensi digipay di masa pandemi. Bahwa Digipay perlu didorong untuk terus berkembang karena memiliki beberapa urgensi dalam rangka peningkatan kualitas pengeloaan keuangan negara dan pemberdayaan UMKM.

Digipay sebagai tindak lanjut arahan Presiden dan Menteri Keuangan terkait program perlindungan sosial dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang melanda secara hebat di Indonesia, telah berkembang pesat sejak Januari 2020 sampai dengan Juli 2021.

Untuk itu, Direktur PKN mengajak semua pihak menumbuhkembangkan digipay dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi dan mengajak seluruh UMKM segera ikut serta dalam program digipay ini. (nas)

The post Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi, Realisasi APBN Ditargetkan Capai 70 Persen di Triwulan III 2021 first appeared on SuaraNTB.
Artikel Asli