2 Gadis yang Diperkosa Ayah Kandungnya Sempat Diancam Tidak Disekolahkan

Nasional | jatimtimes.com | Published at Rabu, 01 September 2021 - 07:49
2 Gadis yang Diperkosa Ayah Kandungnya Sempat Diancam Tidak Disekolahkan

JATIMTIMES - Fakta mencengakan terkait dua gadis remaja berusia 16 dan 14 tahun di Jombang yang diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri, HRS (36) kembali terungkap. Terbaru, disebutkan jika keduanya sempat diancam tidak akan disekolahkan bila tidak mau menuruti nafsu bejat orang tuanya.

Nasib malang ini dialami oleh dua pelajar SMP di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Kedua korban ini adalah putri kandung HRS dengan istrinya S (37).

Kanit PPA Satreskrim Polres Jombang Ipda Agus Setiyani mengungkapkan, pemerkosaan yang dilakukan HRS terbongkar pada Sabtu (14/8) sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, istrinya yang sedang memasak di dapur melihat suaminya keluar dari kamar putrinya tanpa memakai baju.

"Istrinya melihat suaminya keluar dari kamar anaknya, dengan hanya memakai sarung saja. Kemudian anaknya ditanyai ibunya, dan mengakui bahwa telah disetubuhi oleh bapak kandungnya sendiri," terangnya kepada wartawan, Rabu (01/09).

Melihat anaknya jadi budak nafsu suaminya, S lantas melaporkannya ke Polsek Peterongan pada Rabu (18/08). Berdasarkan laporan itu, tim Unit PPA Satreskrim Polres Jombang langsung meringkus HRS di rumahnya di hari yang sama.

Dikatakan Agus, HRS mengancam kedua putrinya dengan menakuti tidak akan disekolahkan jika tidak mau melayani nafsu bejatnya. Ancaman itu membuat korban tidak berkutik. "Modus operandinya, jika anak tersebut tidak mau melayani maka diancam tidak akan diberi uang saku dan disekolahkan," ungkapnya.

HRS melakukan perkosaan terhadap anak kandungnya sejak 2018 silam. Tukang parkir asal Kecamatan Peterongan itu awalnya memperkosa putri sulungnya yang saat itu duduk di bangku kelas 6 SD. Saat ini korban sudah berusia 16 tahun atau berstatus pelajar kelas 3 SMP.

Bukannya taubat,pelaku kemudian mengulangi perbuatan bejatnya pada pertengahan tahun 2021. Kali ini, putri bungsunya yang duduk di bangku kelas 2 SMP yang menjadi korbannya.HRS memperkosa gadis berusia 14 itu sebanyak 4 kali pada 20-22 Juni dan 14 Agustus 2021.

Diungkapkan Agus, perkosaan biasanya dilakukan HRS pada malam dan dini hari saat istrinya tengah tertidur pulas. Perkosaan dilakukan tersangka di kamar korban. "Alasannya, pelaku ini merasa (merangsang, red) saat melihat badan anaknya putih dan montok," kata Agus.

Saat ini, HRS telah meringkuk di sel tahanan Mapolres Jombang. Ia dijeratPasal 81 ayat (2), ayat (3) dan ayat (5) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukuman penjara minimal 10 tahun, maksimal 20 tahun dan hukuman kebiri," pungkasnya.

Artikel Asli