Cek Vaksinasi Santri Dan Door To Door BIN Di Cirebon-Kuningan Jokowi: Corona RI Membaik

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 08:05
Cek Vaksinasi Santri Dan Door To Door BIN Di Cirebon-Kuningan Jokowi: Corona RI Membaik

Presiden Joko Widodo kembali turun memantau gelaran vaksinasi massal bagi pelajar dan door to door bagi masyarakat yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN). Kemarin, Presiden datang ke Cirebon dan Kuningan, Jawa Barat. Ditemani Kepala BIN, Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, Presiden memberikan kabar baik bahwa penanganan Corona di Indonesia semakin membaik.

Sebelumnya, Jokowi juga turun ke lapangan memantau vaksinasi massal bagi pelajar dan door to door yang digelar BIN, di Madiun, Jawa Timur. Jokowi terlihat begitu senang dan antusias melihat program vaksinasi yang digelar BIN ini. Karena, Jokowi yakin, lewat gelaran vaksinasi door to door , maka akan banyak masyarakat yang tervaksinasi, sehingga target herd immunity atau kekebalan kelompok tercapai. Jokowi juga begitu bangga karena BIN getol menggelar vaksinasi bagi para pelajar. Presiden berharap para pelajar kebal dari serangan Corona dan pembelajaran tatap muka bisa segera digelar.

Kegiatan vaksinasi bagi pelajar dan door to door yang digelar BIN kemarin, tak hanya dilakukan di Jawa Barat, tapi secara serentak digelar di 10 provinsi dengan total 57.700 dosis. 9 provinsi lainnya adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Banten, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Seperti gelaran vaksinasi-vaksinasi sebelumnya, BIN memberikan paket sembako bagi masyarakat dan paket vitamin bagi para pelajar.

Awalnya, Jokowi mendatangi vaksinasi door to door di Pengampaan, Harjamukti, Cirebon. Di tempat ini, Jokowi menyampaikan kabar gembira kepada warga.

Berkat kerja keras kita semuanya, situasi pandemi Covid-19, hari demi hari, semakin membaik. Baik untuk BOR ( Bed Occupancy Rate ) maupun kasus hariannya, kata Jokowi, dengan mimik muka yang penuh kegembiraan.

Jokowi lantas mengapresiasi kinerja BIN dalam menyelenggarakan vaksinasi door to door ke masyarakat. Jokowi juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membantu program tersebut.

Saya apresiasi kerja keras BIN dalam hal vaksinasi door to door . Terima kasih juga pak Wali Kota dan Pak Gubernur atas bantuan penuh dalam program ini, ucapnya.

Setelah itu, Jokowi beranjak ke SMAN 1 Beber, Cirebon, untuk mengecek vaksinasi pelajar. Kemudian, Jokowi langsung berangkat ke Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Cigandamekar, Kuningan, untuk meninjau vaksinasi door to door .

Selanjutnya, Jokowi mengecek vaksinasi pelajar di Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kramatmulya, Kuningan. Di sana, Jokowi juga meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar di beberapa provinsi lainnya secara virtual dan berinteraksi dengan para santri.

Salah satu lokasi vaksinasi pelajar yang dicek Jokowi secara daring yakni di Pondok Pesantren Al Masudiyah, Semarang, Jawa Tengah. Jokowi dan santri sempat menggelar dialog. Seorang santri bernama Muhammad Alvin bertanya kepada Jokowi. Kapan ya, seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi para santri dan para pelajar dapat tervaksinasi semuanya, Pak. Sehingga kita semua dapat melaksanakan proses pembelajaran seperti dahulu kala sebelum adanya Covid, tanya Alvin.

Menjawab pertanyaan Alvin, Jokowi menjelaskan, tak hanya Indonesia, namun ada 221 negara di dunia yang terkena gelombang Covid-19.

Semuanya juga lakukan yang namanya vaksin. Antar negara rebutan vaksin. Padahal yang memproduksi vaksin hanya satu, dua, tiga, empat, lima, enam negara. Tidak smua negara memproduksi vaksin, ungkap Jokowi.

Semua negara, tambah Jokowi, belum tentu mendapatkan vaksin meskipun memiliki anggaran. Jokowi juga menguraikan, sejauh ini Indonesia sudah mendapatkan 160 juta dosis vaksin.

Tetapi, itu masih jauh dari mencukupi, karena kebutuhannya kurang lebih 428 juta dosis vaksin.

Sudah ada komitmen dari industri dan pabrik vaksin, tetapi juga masih rebutan dengan negara-negara lain. Ini beli lho ya, jelas Jokowi.

Kendati begitu, Jokowi optimis, di akhir 2021 nanti, sudah ada 70 persen pendudik Indonesia yang telah divaksin. Sehingga, telah mencukupi terjadinya kekebalan komunitas.

Kalau semuanya sudah mendapatkan vaksin, kita akan masuk ke yang namanya proses dari pandemi ke endemi. Semuanya bisa berjalan dengan normal kembali. Harapan kita itu, imbuhnya.

Masyarakat & PelajarSenang Ikut Vaksinasi

Salah satu warga penerima vaksinasi di Desa Pengampaan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Saiyah, mengaku sangat senang dengan kehadiran Jokowi yang meninjau vaksinasi door to door . Saya sedih dan terharu, ucap Saiyah, yang tak menyangka bisa ketemu dan didatangi Jokowi.

Saiyah juga senang karena bisa divaksinasi. Saya di rumah sendiri, jadi tidak bisa pergi jauh untuk vaksin, ungkapnya.

Menurutnya, vaksinasi door to door sangat mempermudah dan memfasilitasi masyarakat yang memang kesulitan untuk datang ke lokasi vaksin. Semoga Indonesia bisa kembali pulih, harap Saiyah.

Salah satu pelajar SMAN 1 Beber, Cirebon, Ayu, juga mengaku senang sudah divaksin. Dia berharap, setelah divaksin ini, bisa kembali masuk sekolah dan bertemu teman-teman. Semoga semua sehat ke depannya, harapnya. [RCH]

Artikel Asli