Kapolri Gelorakan Semangat Kepada Jajarannya Ayo, Pakai Masker Dan Segera Vaksin

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 07:15
Kapolri Gelorakan Semangat Kepada Jajarannya Ayo, Pakai Masker Dan Segera Vaksin

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara bakti sosial (baksos) yang diselenggarakan alumni Angkatan Kepolisian (Akpol) 1993 di Polsek Tambora, Jakarta Barat, kemarin. Baksos menyasar masyarakat terdampak Covid-19.

Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para alumni Akpol 93. Dia mengajak seluruh rekan-rekannya dari korps baju cokelat terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang dapat membantu masyarakat.

Saya selaku Pimpinan Polri dalam kesempatan ini mengajak dan menggelorakan kepada seluruh rekan-rekan di Kepolisian untuk terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat yang terdampak Covid-19, ajak Sigit.

Selain itu, mantan Kapolda Banten ini juga meminta seluruh personel Polri terus bekerja sama dan bahu membahu dengan seluruh elemen masyarakat menjauhkan virus Corona dari bangsa ini.

Upaya itu bisa dilakukan sesuai dengan tagline pemerintah, yakni Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin.

Mari kita bersama-sama saling bahu membahu melawan Covid-19. Selamatkan keluarga kita, selamatkan masyarakat kita, selamatkan saudara-saudara kita. Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin, ajaknya.

Eks Kabareskrim Mabes Polri ini juga menambahkan, pemerintah baru saja memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan berbagai level hingga 6 September mendatang. PPKM ini adalah upaya menanggulangi laju pertumbuhan Covid-19.

Meski bertajuk pembatasan, kebijakan itu juga memberikan ruang agar sektor perekonomian tumbuh.

Sigit menegaskan, kelonggaran-kelonggaran yang diberikan dalam perpanjangan PPKM ini harus diimbangi dengan pelaksanaan protokol kesehatan ketat. Sebab, jika tidak, ada potensi laju Covid-19 kembali meningkat.

Karena itu, saya imbau kepada seluruh masyarakat dan tempat-tempat yang diberikan kelonggaran untuk betul-betul melaksanakan prokes, tegasnya.

Sigit kemudian memaparkan, angka positif harian Covid-19 di Tanah Air pernah mencapai fase kasus harian 56 ribuan. Saat ini, jumlahnya menyusut 10 kali lipat, hanya 5 ribuan.

Meski begitu, masyarakat diminta tidak terlena. Dia kembali mengajak seluruh masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan di tengah pelonggaran-pelonggaran yang diberikan. Dengan begitu, laju Covid bisa dikendalikan dan ekonomi bisa dijaga, ucapnya.

Selain itu, Sigit juga menyatakan, pemerintah melakukan sejumlah upaya untuk menghambat laju penularan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu.

Salah satunya, mensosialisasikan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi ini dapat mendeteksi masyarakat yang tengah beraktivitas, sehingga semuanya bisa terjaga dan selalu dalam keadaan sehat.

Langkah lainnya, lanjut Sigit, meningkatkan tracing dan testing kepada masyarakat yang terinfeksi Covid-19. Setelah itu, bisa diputuskan treatment yang sesuai, apakah melakukan isolasi di tempat isolasi terpusat (isoter), atau dirujuk ke rumah sakit untuk dirawat.

Percepatan vaksinasi juga menjadi kunci untuk menekan angka Covid-19.

Sigit menuturkan, target yang dipatok Presiden Jokowi, yakni 2 juta penyuntikkan per hari, harus dicapai dengan kolaborasi semua elemen. Baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Ormas, OKP, relawan dan masyarakat.

Jangan ber- euforia , karena kita saat ini masih menekan angka Covid. Seluruh strategi baik 3M, 3Tdan vaksinasi harus berjalan dengan baik, tutup Sigit. [JAR]

Artikel Asli