Persiapan Pilgub NTB 2024 PKS Ingin Incumbent Berkuasa Dua Periode

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 01 September 2021 - 06:50
Persiapan Pilgub NTB 2024 PKS Ingin Incumbent Berkuasa Dua Periode

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah bersiap-siap menghadapi Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Barat (Pilgub NTB) 2024. PKS memastikan, akan kembali mengusung paket petahana Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalillah (Zul-Rohmi). PKS bertekad membawa incumbent berkuasa dua periode.

Maaf, untuk Pilgub kita fokus Zulkieflimansyah-Rohmi jilid dua, ujar Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) PKS NTB, Sambirang Ahmadi, kemarin.

Menurutnya, kepastian ini diharap bisa menutup sementara isu yang berkembang di masyarakat NTB. Salah satunya, memasangkan Zul -sapaan Zulkieflimansyah- bersama sejumlah tokoh lain.

Sambirang memastikan, semua kekuatan kader dan pengurus akan digerakkan untuk menyosialisasikan duet Zul-Rohmi. Ya, kembali ke skema awal dan sudah pasti, ya (PKS akan mengusung Zul di Pilgub NTB), jelasnya.

Saat ini, akunya, opsi Zul-Rohmi adalah yang terbaik dan telah teruji. Mereka belum mencoba opsi lain yang belum dapat diketahui tingkat popularitas dan elektoralnya. Yang paling penting, terbukti kinerjanya, jelasnya.

Sambirang mencontohkan, dalam kondisi nasional bahkan dunia dilanda Covid-19, Provinsi NTB termasuk daerah yang berhasil survive terhadap persoalan ekonomi dan kesehatan. Karenanya, PKS akan berupaya sekuat tenaga mempertahankan komposisi duet ini untuk diusung sekali lagi dalam pentas Pilgub 2024.

Beliau mampu mengkoordinir lintas sektor, mengeluarkan berbagai terobosan untuk menyelamatkan daerah (dari dampak wabah Corona), tegasnya.

Namun pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, NTB, Ihsan Hamid berpandangan, sebenarnya tak ada yang istimewa duet Zul-Rohmi. Bahkan dia meyakini, sejak awal Zul hanya mendompleng panggung Pilpres 2024 untuk menaikkan daya tawarnya. Padahal, dia tetap memprioritaskan panggung Pilgub sebagai target politiknya. Ya bagi saya itulah realistis (dari isu nyapres), ulasnya.

Pilkada 2024 akan digelar pada November. Adapun tanggal pencoblosan Pilkada segera ditetapkan. DPR memastikan pada Senin (6/9) mendatang, jadwal pencoblosan untuk dua agenda politik, Pemilu nasional dan Pilkada segera terbit.

Di tanggal itu, Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menggelar rapat bersama.

Kita akan putuskan desain yang sudah kita rancang itu, termasuk soal penetapan tanggal pencoblosan, ujar Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung. [SSL]

Artikel Asli