8 Persen Dana Desa di Banten untuk Tangani Covid-19

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Rabu, 01 September 2021 - 06:35
8 Persen Dana Desa di Banten untuk Tangani Covid-19

SERANG - Pemerintah Provinsi Banten meminta seluruh perangkat desa memaksimalkan penanggulangan dampak pandemi Covid-19, dengan optimalisasi pemanfaatan 8 persen Dana Desa yang dikhususkan untuk penanganan masalah tersebut.

"Anggaran desa di- refocusing untuk PPKM sebesar 8 persen, sehingga ini akan menunda beberapa kegiatan pembangunan yang telah direncanakan. Karena itu, saya minta seluruh kepala desa benar-benar serius dalam mengelola anggaran khusus untuk Covid-19 ini, agar sasarannya tepat," kata Asda I Pemprov Banten Septo Kalnadi pada Rakor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, di Anyer Kabupaten Serang, Selasa (31/9).

Menurut Septo, tidak hanya soal dampak ekonomi, Pemprov Banten juga mengingatkan seluruh Kepala Desa untuk memperhatikan dampak sosial dan politik akibat PPKM Mikro. Sehingga dibutuhkan edukasi secara masif kepada masyarakat agar berbagai kebijakan program yang telah dirancang berjalan dengan maksimal.

"PPKM ini juga membatasi aktivitas sosial masyarakat seperti ibadah, acara pernikahan, sekolah dan lain-lain. Ini harus diperhatikan oleh seluruh Kepala Desa agar pelaksanaan PPKM ini bisa efektif mengurangi sebaran Covid-19," kata Septo Kalnadi.

Pertanggungjawaban

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten, Enong Suhaeti mengingatkan kepada seluruh kepala desa di empat kabupaten di Banten untuk secepatnya membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa 8 persen untuk penanganan Covid-19.

"Hingga saat ini seluruh kabupaten yang menerima dana desa telah mengalokasikan anggaran 8 persen untuk penanggulangan Covid-19. Adapun untuk realisasinya hampir seluruhnya sudah mencapai di atas 60 persen," kata Enong Suhaeti.

Ia menyebutkan di Kabupaten Serang, alokasi dana PPKM 8 persen sebesar 21,482 miliar rupiah dari total anggaran Dana Desa Tahun 2021 sebesar 268,531 miliar rupiah. Namun demikian, ada beberapa desa yang menganggarkan lebih dari 8 persen sesuai yang direncanakan dalam APBDes.

"Dari hasil laporan tenaga pendamping profesional per tanggal 20 Agustus 2021 penyerapan sudah mencapai 14,272 miliar rupiah atau 65 persen dari total anggran 21,482 miliar rupiah," kata Enong.

Kemudian untuk Kabupaten Pandeglang alokasi dana PPKM 8 persen sebesar 21,678 miliar rupiah dari total anggran Dana Desa tahun 2021 senilai 270,986 miliar rupiah. Kabupaten Tangerang, alokasi dana PPKM 8 persen senilai 24,102 miliar rupiah dari total anggran Dana Desa tahun 2021 sebesar 301,280 miliar rupiah.

"Kabupaten Lebak, dana yang dialokasikan untuk kebutuhan PPKM senilai 23,728 miliar rupiah dari total anggaran Dana Desa tahun 2021 sebesar 294,233 miliar rupiah," katanya.

Artikel Asli