Adaro Kirim 300 Konsentrator Oksigen bagi RS di Kalimantan

Nasional | republika | Published at Rabu, 01 September 2021 - 02:47
Adaro Kirim 300 Konsentrator Oksigen bagi RS di Kalimantan

REPUBLIKA.CO.ID, BARITO KUALA -- PT Adaro Indonesia membantu sebanyak 300 konsentrator oksigen bagi 19 rumah sakit di wilayah Kalimantan dan Sumatra untuk menangani pasien COVID-19 yang membutuhkan oksigen.

Ketua Umum Yayasan Adaro Bangun Negeri Okty Damayanti mengatakan dari 300 konsentrator oksigen tersebut selain disalurkan ke-19 rumah sakit juga disalurkan ke 10 klinik Adaro yang ada di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan. Bantuan konsentrator oksigen ini akan melengkapi fasilitas di rumah sakit dan faskes lainnya dalam menangani pasien COVID-19 yang membutuhkan oksigen.

"Konsentrator oksigen tersebut, bisa dimanfaatkan khususnya bagi pasien terkonfirmasi COVID-19 di wilayah yang jauh dari akses terhadap pemasok oksigen," jelas Okty.

Melalui kerja sama dengan Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS), Adaro memastikan konsentrator oksigen ini memenuhi kriteria kemudahan dalam penanganan pasien yaitu mudah dipindahkan dan dibawa ke lokasi pasien, tidak perlu penanganan yang kompleks serta tidak perlu diisi ulang.

Selain mendistribusikan unit konsentrator oksigen, YSDS akan melakukan sosialisasi tata cara penggunaan, sehingga barang dipastikan dapat berfungsi secara optimal.

Distribusi 300 unit konsentrator oksigen tersebut dilakukan dengan koordinasi oleh anak-anak perusahaan di wilayah Kalsel dan Kalteng yaitu, Adaro Indonesia, Sapta Indra Sejati dan Balangan Coal. Selain itu, Adaro logistics, Makmur Sejahtera Wisesa, Tanjung Power Indonesia, dan Adaro Metcoal Companies) serta Mustika Indah Permai untuk wilayah Sumatra Selatan.

Salah satu rumah sakit yang mendapatkan bantuan konsentrator oksigen tersebut adalah RSUD H Abdul Aziz Marabahan Kabupaten Barito Kuala. Rumah sakit tersebut, mendapatkan bantuan sebanyak 10 unit konsentrator oksigen yang diterima langsung Direktur RSUD H Abdul Aziz, dr Fathurrahman Selasa (31/8).

Artikel Asli