Hikmat: Binge-watching Vs Hopping Sekarang Jadi Tren

Nasional | republika | Published at Rabu, 01 September 2021 - 03:30
Hikmat: Binge-watching Vs Hopping Sekarang Jadi Tren

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat film sekaligus Anggota Komite Film Dewan Kesenian Jakarta, Hikmat Darmawan mengatakan, menjamurnya layanan film digital yang legal membentuk tren dan perilaku menonton film masyarakat saat ini. Salah satunya adalah binge-watching, menonton tayangan film atau serial secara berturut-turut tanpa jeda.

"Selain sudah tersedia layanan dan alternatif untuk menonton film, sebetulnya sekarang yang muncul adalah orang akan dan sudah terbiasa dengan binge-watching, terbiasa menonton banyak series," kata Hikmat saat dihubungi Antara belum lama ini.

Itu menunjukkan bahwa penonton sudah lebih bisa menerima cerita yang lebih kompleks. Series pun menjadi lebih diminati karena pendalaman karakternya, plot yang berliku, plot-twist, dan elemen lainnya.

"Ini juga membuat series menjadi salah satu potensi kuat saat ini," ujarnya.

Di sisi lain, Hikmat berpendapat ada juga pola "coba-coba" berkebalikan dari binge-watching yang membutuhkan atensi panjang dalam menonton sebuah tayangan. Mereka yang "coba-coba" ini justru memiliki atensi cenderung lebih pendek.

"Ini membuat film menjadi informasi yang berlimpah, dan ada semacam 'industri ulasan' di kalangan penonton. Tapi, itu tidak secara langsung. Orang entah jadi movie buff yang nonton banyak sekali tapi hopping (berlompatan), atau sebaliknya," kata dia.

Apa yang membuat orang untuk hopping? Biasanya, menurut Hikmat, film panjang yang dianggap membosankan akan membuat orang berhenti menonton ketika baru sebagian yang disaksikan.

Artikel Asli