Loading...
Loading…
Petugas Berlakukan Rekayasa di Jalur Puncak–Cipanas Antisipasi Macet

Petugas Berlakukan Rekayasa di Jalur Puncak–Cipanas Antisipasi Macet

Nasional | jawapos | Minggu, 29 Agustus 2021 - 20:12

JawaPos.com Petugas memberlakukan rekayasa arus di Jalur PuncakCipanas, Cianjur, Jawa Barat, guna mengantisipasi kemacetan, seiring tingginya volume kendaraan di kawasan tersebut. Kendaraan didominasi nomor polisi Jabodetabek, meski tempat wisata di kawasan tersebut masih tutup.

Antrean kendaraan dari kedua arah terus meningkat, meski tempat wisata di kawasan utara Cianjur seperti Kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nusantara, dan wisata alam lain, belum diizinkan kembali beroperasi. Sebab, Cianjur masih dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Sebagian besar pendatang memilih menginap di hotel di kawasan PuncakCipanas, atau sekadar menikmati berbagai macam kuliner, sebagai upaya menghilangkan kejenuhan selama penerapan PPKM selama dua bulan terakhir.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Mangku Anom seperti dilansir dari Antara mengatakan, petugas disiagakan di kawasan PuncakCipanas, memberlakukan rekayasa arus hingga sistem buka tutup satu arah. Hal itu sebagai upaya antisipasi macet total seiring tingginya volume kendaraan selama akhir pekan.

Menjelang siang dan malam, sistem satu arah menuju Bogor diberlakukan, sebagai upaya antisipasi macet total di kedua arah di kawasan Puncak. Volume kendaraan sudah terlihat meningkat sejak Sabtu (28/8) pagi, dengan tujuan hotel di kawasan PuncakCipanas, terang Mangku Anom.

Baca Juga :
Jalur Menuju Puncak Bogor Ditutup Antisipasi Kemacetan

Dia menjelaskan, menjelang malam antrean kendaraan terus memanjang menuju Bogor, dengan ekor antrean mencapai belasan kilometer atau tepatnya hingga Jalan Raya PacetCipanas. Sehingga, sistem satu arah akan diberlakukan hingga antrean mencair dan jalur kembali normal.

Sementara itu, Polres Bogor merekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way lebih awal untuk mengatasi kepadatan kendaraan di Jalur Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Memang untuk minggu ini ada penambahan volume kendaraan dan memang padat. Kemudian kita sudah melakukan rekayasa lantas dengan pelaksanaan one way ke bawah (arah Jakarta) dari pukul 11.30 WIB, ungkap Kapolres Bogor AKBP Harun.

Menurut dia, penerapan one way itu terus diberlakukan dari arah Cianjur menuju Jakarta sampai sekitar pukul 19.00 WIB sehingga tidak ada kendaraan yang bisa melintas ke atas, kecuali mereka yang menggunakan jalur tikus. Sampai pukul 19.00 WIB kemungkinan nyambung terus tanpa jeda. Jadi (kendaraan) dari bawah tertahan. Tapi kebanyakan lewat jalur alternatif yang biasa digunakan warga saat pemberlakuan one way , ujar Harun.

Baca Juga :
Gawat Semoga Tidak Jadi Klaster Baru Covid-19, Antrean Panjang Kendaraan Terjadi di Jalur Puncak-Cipanas

Harun menyebutkan peningkatan volume kendaraan di wilayah selatan Kabupaten Bogor diperkirakan mencapai 3040 persen jika dibandingkan kondisi lalu lintas selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pihaknya sudah memprediksi peningkatan volume kendaraan tersebut setelah ada kebijakan penurunan status Kabupaten Bogor dari level 4 ke level 3 pada perpanjangan PPKM 2430 Agustus.

Original Source

Topik Menarik

{