Bisa Jadi Duel Perpisahan Pacman

jawapos | Nasional | Published at Minggu, 22 Agustus 2021 - 08:46
Bisa Jadi Duel Perpisahan Pacman

JawaPos.com Manny Pacquiao sekali lagi akan membuktikan bahwa dirinya belum habis.

Pagi ini ( live Indosiar pukul 08.30 WIB ) petinju 42 tahun tersebut bakal bertarung melawan Yordenis Ugas.

Ini adalah duel untuk memperebutkan sabuk juara dunia WBA (Super) kelas welter. Duel tersebut berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas.

Pacman julukan Pacquiao akan berusaha merebut kembali sabuk juara dunia miliknya.

Sebelumnya, awal tahun ini sabuk juara dunia WBA (Super) kelas welter itu dilucuti WBA.

Sebab, Pacman sudah dua tahun tidak naik ring. Dan, Ugas yang merupakan juara dunia WBA (Reguler) kelas welter mendapat warisan sabuk tersebut secara cuma-cuma dari WBA.

Aku benci orang yang mengambil sabukku tanpa melawanku di atas ring, ucap Pacman dilansir AFP.

Kami berdua memang sama-sama juara dunia. Tapi, pertarungan ini akan membuktikan siapa yang lebih baik, imbuh petinju yang juga senator Filipina tersebut.

Duel ini merupakan pertarungan ke-72 Pacman sepanjang karier tinju profesional yang dia mulai sejak 1995.

Rekornya sejauh ini adalah 62 kali menang (39 KO), 7 kali kalah, dan 2 kali draw .

Sempat beredar isu yang menyebut ini akan menjadi duel terakhir Pacman.

Beberapa pengamat tinju mengatakan, Pacman tidak lama lagi akan mencoba peruntungan baru.

Yakni, mengikuti pemilihan presiden Filipina yang akan dilaksanakan pada Mei 2022.

Namun, saat dikonfirmasi perihal tersebut, Pacman masih bungkam. Jawabannya mengambang.

Ya bisa saja ini jadi pertarungan terakhirku. Tapi, selama ini, setiap pertarungan yang aku jalani selalu aku anggap bisa jadi yang terakhir,

Karena itu akan melecut motivasiku untuk menang, ucap petinju satu-satunya yang tercatat pernah menjadi juara dunia di delapan kelas berbeda tersebut.

Ugas pun sebenarnya adalah lawan pengganti untuk Pacman.

Musuhnya yang asli adalah juara dunia kelas welter IBF dan WBC Errol Spence Jr.

Namun, Spence dua minggu lalu mundur karena cedera mata saat latihan.

Suatu kehormatan aku diberi kesempatan bertarung dengan petinju sekelas Manny Pacquiao, ucap Ugas.

Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, tambah petinju asal Kuba berusia 35 tahun tersebut.

Artikel Asli