Muzani: Penanganan Pandemi Tak Cuma Tugas Pemerintah

republika | Nasional | Published at Minggu, 22 Agustus 2021 - 02:00
Muzani: Penanganan Pandemi Tak Cuma Tugas Pemerintah

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan perhatian ekstra terhadap upaya penanganan pandemi Covid-19 bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan seluruh komponen masyarakat.

Apalagi menurut Muzani, Jakarta merupakan etalase bangsa Indonesia di dunia, sehingga upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 menjadi tanggung jawab semua pihak.

"Jakarta ini adalah halaman depan Indonesia sehingga masyarakat Jakarta harus kuat, sehat, dan Jakarta mobilitasnya sangat tinggi, kata dia saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh Tunas Indonesia Raya (TIDAR) DKI Jakarta di kantor Sekretariat PD Tidar DKI Jakarta, Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/8).

Dia menyebut, kemarin Jakarta juga menjadi satu epicentrum dari pandemi ini dan sekarang sudah mulai terkendali karena partisipasi dari semua pihak, itu berkat upaya pemerintah dan masyarakat dan semua komponen yang ada di Jakarta.

Ahmad Muzani turut didampingi Anggota Komisi X DPR RI Himatul Aliyah. Kegiatan vaksinasi yang digelar organisasi sayap Partai Gerindra tersebut hasil dari kerjasama dengan Kodam Jaya dan Puskesmas Menteng yang berlangsung selama 4 hari mulai 16-20 Agustus 2021.

"Saya mengapresiasi anak-anak muda di TIDAR yang turut membantu pelaksanaan vaksinasi sebagai upaya kita bersama-sama pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Wakil Ketua MPR itu.

Dia mengatakan, yang dilakukan TIDAR ini adalah bagian dari partisipasi masyarakat. Dan ini bagian yang kita dorong untuk terus dilakukan agar semua kekuatan yang ada di masyarakat ikut bersama sama pemerintah menangani persoalan ini.

Meskipun berat tapi kalau kita lakukan bareng-bareng semua pasti akan terasa lebih ringan dari beban yang berat itu," imbuh Muzani yang juga Ketua Fraksi Gerindra di DPR RI itu.

Sementara itu Ketua Tidar DKI Jakarta, Nur Ali Prayoga, mengatakan kuota vaksin yang disediakan awalnya 1.000 dosis. Namun karena antusiasme warga sangat tinggi, sehingga dosis vaksin ditambahkan hingga mencapai 2.000 lebih.

Saya selaku ketua juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas keterlibatan pihak terkait, yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu tanpa mengurangi rasa hormat, kata Prayoga.

Artikel Asli