Loading...
Loading…
Kapolres Tanbu Kembali Imbau Aturan Penerapan PPKM Level IV, Simak Penjelasannya

Kapolres Tanbu Kembali Imbau Aturan Penerapan PPKM Level IV, Simak Penjelasannya

Nasional | apahabar.com | Kamis, 19 Agustus 2021 - 14:16

apahabar.com, BATULICIN Kapolres Tanah Bumbu (Tanbu), AKBP Himawan Sutanto Saragih, kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mentaati aturan penerapan PPKM level IV di Bumi Bersujud.

Hal itu sampaikan Kapolres berdasarkan instruksi forkopimda Tanah Bumbu Nomor: B/443.26/2486 IBag.Pem-2.Bup/Vlll/2021 Tentang Pelaksanaan PPKM level IV yang berlaku sejak 10 hingga 23 Agustus 2021

Penerapan PPKM level IV Tanbu meliputi untuk sektor non esensial 75 persen WFH (Work For Home) dan sektor esensial 50 persen WFO, perhotelan non karantina 100 persen dengan protokol kesehatan ketat.

Kemudian untuk sektor kritikal 100 persen WFO, konstruksi hanya untuk PSN (Pembangunan Sarana Negara) dan infrapublik.

Pelaksanaan ibadah berjemaah hanya 25 persen dari kapasitas tempat ibadah dengan protokol kesehatan ketat yang difasilitasi, diawasi dan dipantau oleh pengurus tempat ibadah, namun lebih dioptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

Sementara untuk kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan dilakukan online/daring. Kegiatan seni budaya/tempat fasilitas olah raga/sosial kemasyarakatan/hajatan dan kegiatan keagamaan/majelis taklim atau yang dapat menimbulkan keramaian/kerumunan orang sementara waktu ditiadakan.

Kemudian apotik dan toko obat dapat buka selama 24 jam. Minimarket yang menjual kebutuhan sehari-hari, pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barber shop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar basah, pasar baju, bengkel kecil, pencucian kendaraan dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka sampai dengan pukul 20.00 wita dengan protokol kesehatan ketat.

Selanjutnya untuk rumah makan dan kafe skala kecil/warung makan/warteg/angkringan dapat melayani makan di tempat dengan protokol kesehatan ketat dan kapasitas 25 persen sampai pukul 20.00 Wita, sedangkan layanan dibawa pulang/take away/delivery sampai dengan pukul 22.00 Wita.

Restoran/warung makan/kafe skala sedang, hanya menerima take away/delivery dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 22.00 Wita.

Tempat Hiburan Malam (THM) dan sejenisnya, seperti Bar, Biliar, tempat karaoke, fasilitas umum (tempat wisata, taman bermain/umum dan area publik lainnya) sementara waktu ditutup.

Kemudian penyelenggaraan akad nikah di KUA dihadiri maksimal 6 orang dan di luar KUA maksimal 30 orang dengan protokol kesehatan ketat, sedangkan resepsi
perkawinan ditunda selama PPKM Level IV ini.

Untuk transportasi umum kapasitas maksimal 70 persen dengan protokol kesehatan ketat. Pelaku perjalanan dipersyaratkan memiliki dan menunjukkan kartu vaksin, PCR H-2 untuk transportasi udara dan Antigen H-1 transportasi darat dan laut. Pengecualian sopir kendaraan logistik/barang dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Kepada TNI POLRI, Kasat Pol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan dan institusi terkait melakukan pengawasan dan penegakan pelaksanaan disiplin ketat protokol kesehatan.

Para Camat dan Lurah serta Kepala Desa barsama Satlinmas dan Tim Satgas masing-masing berkoordinasi dengan TNl/Babinsa dan POLRl/Bhabinkamtibmas
melakukan penegakan disiplin ketat protokol kesehatan di wilayah kerja masing-masing.

Diharuskan menerapkan 5M (memakai masker yang benar dan konsisten, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan,
mengurangi mobilitas keluar rumah).

Bagi setiap pelanggar dari ketentuan PPKM level IV, akan diberikan sanksi sosial dan sanksi administrasi sesuai Perbup Nomor: 28 Tahun 2020 tentang Panduan
Tatanan Baru Masyarakat yang Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019.

Intruksi ini disampaikan untuk menjadi perhatian semua pihak dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Mari kita bersama-sama sinergi untuk memerangi virus Covid-19 ini, sehingga bisa kita tekan dengan cepat, pungkas Kapolres.

Original Source

Topik Menarik