Gubernur Sumut Pastikan Bantuan Obat Covid-19 Tiba Dalam Waktu Dekat

jawapos | Nasional | Published at 16/08/2021 19:52
Gubernur Sumut Pastikan Bantuan Obat Covid-19 Tiba Dalam Waktu Dekat

JawaPos.com Gubernur Sumut menyatakan, telah mengajukan permintaan tambahan obat-obatan untuk penanganan pasien Covid-19 kepada pemerintah pusat. Bantuan obat-obatan dari pemerintah pusat tersebut akan tiba dalam waktu dekat.

Dalam minggu ini akan segera bisa dipenuhi, kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi seperti dilansir dari Antara usai menghadiri rapat paripurna istimewa dalam rangka sidang tahunan dan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyambut HUT Ke-76 RI di DPRD Sumut di Medan,Senin (16/8).

Dia menyebut, saat ini ketersediaan sejumlah obat-obatan untuk pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit di Sumut sudah habis. Obat-obatan seperti remdesivir, actemra , dan lainnya sudah tidak ada, terang Edy Rahmayadi.

Gubernur kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Sementara itu, gubernur juga berharap pemeriksaan PCR ( polymerase chain reaction ) untuk deteksi terpapar Covid-19 bagi masyarakat umum agar dapat digratiskan. Maunya kalau saya gratis, bukan turun harga lagi, ucap Edy Rahmayadi.

Tes PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS CoV-2 dengan mendeteksi DNA virus. WHO juga merekomendasikan metode tes PCR untuk mendeteksi Covid-19.

Gubernur Edy Rahmayadi menyebut, penurunan harga tes PCR sesuai permintaan Presiden Jokowi perlu dikaji para ahli. Itu nanti perlu dikaji ahlinya. Saya tak mengerti karena itu urusan dagang, ujar Edy Rahmayadi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar harga maksimal tes PCR untuk mendeteksi Covid-19 adalah sebesar Rp 550 ribu dan hasilnya dapat diketahui maksimal 124 jam. Langkah itu perlu dilakukan agar berbagai wilayah di Tanah Air dapat memperbanyak tes untuk melacak penularan Covid-19.

Artikel Asli