Malam Ini, Pemkot Surabaya Imbau Warga Tak Gelar Tirakatan

jawapos | Nasional | Published at 16/08/2021 20:11
Malam Ini, Pemkot Surabaya Imbau Warga Tak Gelar Tirakatan

JawaPos .com Peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini kembali mesti diselenggarakan dalam suasana sederhana. Pemerintah telah mengimbau agar semua elemen tidak merayakan dengan berlebihan. Termasuk ditiadakannya lomba-lomba di kampung yang biasanya mengiringi perayaan tersebut.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuat Surat Edaran No 003.1/9260/436.8.4/2021. Isinya pedoman perayaan HUT Kemerdekan. Di dalamnya ada 12 poin. Di antaranya, peringatan HUT Ke-76 Kemerdekan RI dilakukan secara sederhana. Juga kewajiban memasang serta mengibarkan bendera Merah Putih selama satu bulan penuh.

Khusus untuk warga diminta tidak membuat perlombaan. Pada masa pandemi, kegiatan tersebut bisa jadi memicu persebaran virus korona. Begitu pula, malam syukuran atau tirakatan juga menjadi perhatian. Sebab, biasanya, warga menggelar kegiatan itu saat malam sebelum hari kemerdekaan pada 16 Agustus. Acaranya beragam, mulai pengajian hingga melekan (begadang).

Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto menuturkan, lomba dan acara tasyakuran di kampung biasanya diikuti banyak warga. Mulai anak-anak, orang dewasa, hingga ibu-ibu. Kondisi itu memicu kerumunan. Ketika berlomba, bisa saja warga tertular. Karena tidak tahu siapa yang terinfeksi, jelas Irvan.

Kegiatan upacara peringatan detik-detik proklamasi tetap dihelat. Pemkot Surabaya akan menggelar di halaman balai kota. Persiapan pemasangan tenda untuk upacara tersebut terlihat kemarin. Namun, upacara itu dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Jumlah peserta dibatasi. Harus mengenakan masker, papar Irvan.

Camat serta lurah wajib mengikuti upacara. Kegiatan itu dilakukan di kantor masing-masing. Juga diterapkan prokes ketat.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menuturkan, SE tersebut telah disebarkan ke seluruh kecamatan dan kelurahan. Harapannya, camat dan lurah ikut membantu sosialisasi. Mulai sekarang ajak warga berdialog agar tidak menggelar perayaan HUT kemerdekan secara berlebihan, paparnya.

Camat Sawahan M. Yunus menuturkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi. Turun kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda. Dia mengajak warga ikut membantu menekan persebaran Covid-19. Semoga Surabaya cepat membaik, ucapnya.

Imbauan pemkot tersebut beralasan. Sebab, dalam beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Surabaya mulai membaik atau melandai. Sejumlah elemen sudah bekerja keras selama PPKM. Alokasi anggaran yang dikucurkan pun tidak sedikit. Karena itu, jangan sampai kembali melonjak.

Artikel Asli