Di Jatim, 32 Ribu Anak Positif Covid-19, dan 134 Meninggal

jawapos | Nasional | Published at 16/08/2021 22:00
Di Jatim, 32 Ribu Anak Positif Covid-19, dan 134 Meninggal

JawaPos.com Hampir 33 ribu anak di Jawa Timur terpapar Covid-19. Sebanyak 134 di antaranya meninggal dunia. Berdasar catatan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur, terdapat 32.708 anak Jawa Timur terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala DP3AK Jatim Andriyanto menjelaskan, dari jumlah anak yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, sebanyak 6.912 kasus atau 19,4 persen merupakan anak-anak usia 05 tahun, kemudian sebanyak 25.796 kasus atau 72,4 persen merupakan anak-anak usia 618 tahun.

Untuk anak-anak usia di bawah 18 tahun ada 32.708 kasus positif Covid 19. Tingkat kesembuhan anak lebih tinggi dibandingkan orang dewasa, tutur Andriyanto dalam kegiatan Dinamika Jatim dengan tema Ketika Anak Anak Jawa Timur Terdampak Langsung oleh Pandemi di Radio Suara Sidoarjo, Senin (16/8).

Dari total pasien anak-anak tersebut, 134 anak di antaranya meninggal dunia. Sebanyak 67 di antaranya berusia 05 tahun dan 67 jiwa dari usia 618 tahun.

Saat ini, data menunjukkan anak-anak di Jawa Timur berjumlah 10,39 juta orang atau 25,3 persen dari total jumlah penduduk 40.994.515 jiwa. Angka itu terbagi dalam jenis kelamin laki-laki 20.459.121 dan 20.535.395 perempuan.

Andriyanto mengestimasikan, terdapat 6.225 anak yang ditinggalkan orang tuanya yang meninggal karena Covid-19. Dari update pendataan, ada 32 kabupaten/kota yang telah melaporkan secara lengkap dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Jumlah anak-anak yatim, piatu atau yatim-piatu mencapai 6.198 anak.

Saat ini masih melakukan pendataan by name by adress . Pendataan itu untuk intervensi dan pemberian bantuan spesifik anak. Baru 32 Kabupaten/Kota yang melaporkan dengan total anak yatim dan atau piatu sebanyak 6.198 anak. Estimasi keseluruhan bila semua daerah melaporkan, kami memperkirakan ada sebanyak 7.000 anak yatim dan atau piatu, beber Andriyanto.

Dari catatan Andriyanto per Minggu (15/8), berdasar laporan Komite Penanganan Covid-19 Nasional dalam covid19.go.id tercatat jumlah kasus terkonfirmasi positif di Jawa Timur sebanyak 356.310 kasus, dengan 32.708 kasus pada anak-anak di bawah usia 18 tahun. Dari 356.310 kasus positif di Jawa Timur tersebut, terdapat 24.901 jiwa yang meninggal dunia.

Dari 24.901 jiwa yang meninggal tersebut, 134 jiwa adalah anak-anak dengan perincian sebanyak 67 anak usia 05 tahun dan 67 anak usia 618 tahun, tutur Andriyanto.

Data dari Kota Surabaya yang melaporkan 286 anak kehilangan orang tuanya, sedangkan daerah lain seperti Kabupaten Lamongan, Ngajuk, Kediri, dan Blitar menembus angka 500600 anak usia balita (05 tahun) dan 1.776 anak usia 612 tahun.

Sementara itu, Kasi Rehabilitasi Dinsos Surabaya Agus Rosid menjelaskan, terdapat 359 anak di Surabaya yang menjadi yatim piatu selama pandemi. Dari data itu, tercatat 230 anak menjadi yatim, 124 anak menjadi piatu, dan sisanya yatim piatu, terang Agus.

Di antara mereka, lanjut Agus, sebanyak 123 masih duduk di bangku SD dan selebihnya menempuh pendidikan tingkat menengah. Jumlah ini dimungkinkan masih bisa bertambah, seiring jumlah kematian karena Covid-19 yang masih terus terjadi, tutur Agus.

Artikel Asli